Viral Sekda Takalar Janjikan Pengangkatan CPNS Jika Gibran Menang Pilpres

Senin, 15 Januari 2024 - 15:30 WIB
loading...
Viral Sekda Takalar...
Sekda Takalar Muhammad Hasbi berbicara dihadapan guru dan honorer dan PPPK. Foto/Tangkapan Layar
A A A
MAKASSAR - Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar Muhammad Hasbi mendadak jadi perbincanagan dalam beberapa hari terakhir.Pasalnya, videonya mendadak viral karena mengutip janji Presiden Joko Widodo untuk membuka formasi CPNS.

Dari situlah Sekda Takalar ini diduga mengkampanyekan salah satu pasangan calon presiden (capres) karena menyebutkan anak presiden yang ikut maju di Pilpres mendampingi Prabowo Subianto.

Dalam video yang berdurasi sekitar 1.00 menit itu, Sekda Takalar Hasbi menyebutkan bahwa saat ini pihaknya setengah mati mencarikan anggaran untuk menggaji PPPK, namun bersyukur Pemkab Takalar pro kepada PPPK yang ada.

Baca Juga: Viral Foto Kaesang Bertemu Sultan HB X di Kepatihan, Netizen: Salam Tiga Jari!

“Tapi yang belum terangkat, maaf tunggu pengangkatan CPNS, Pak Jokowi sudah janjikan, kalau anaknya menang, Insya Allah akan dilanjutkan program pengangkatan CPNS, jutaan,” katanya disambut riuh para hadirin dalam video tersebut.

“Itu harus diapresiasi, pengangkatan CPNS kita butuh, guru-guru ini kurang tapi kita tidak mau menambah beban APBD, kita mau anggarana dari pusat bertambah untuk penggajian PPPK,” ujarnya lagi dalam video.

Menanggapi videonya viral, Sekda Takalar, Muhammad Hasbi akhirnya menjelaskan bagaimana peristiwa terjadinya sambutan yang kemudian viral karena dianggap mengkampanyekan pasangan Capres tertentu.

Baca Juga: Pj Wali Kota Bekasi dan 10 Camat Dilaporkan ke Bawaslu Buntut Pamer Jersey Nomor 2

“Jadi begini, sambutan saya tersebut terjadi pada 10 Januari 2023 pada acara Rembuk Guru Kabupaten Takalar. Seluruh guru hadir, baik guru PNS, PPPK dan honorer. Ada tanya jawab di situ yang kemudian berkembang menjadi diskusi,” kata Hasbi, Senin (15/1/2024).

Dia menambahkan bahwa para guru honorer mempertanyakan kebijakan pemerintah yang belum mengangkat mereka menjadi PPPK padahal sudah mengabdi bertahun-tahun.

”Jadi ada sorotan terhadap belum diangkatnya seluruh guru honorer. Jadi saya jelaskan mengenai postur APBD kita yang tidak mampu menjamin ketersediaan anggaran untuk gaji PPPK jika ditambah. Disitulah saya kutip pernyataan bapak Presiden,” ujarnya.

Dia menegaskan, tidak ada ajakanmemilih pasangan calon ataupun menyampaikan visi misi paslon. “Yang saya sampaikan adalah program presiden,” ungkapnya.



Hasbi menegaskan bahwa ada pihak yang memenggal diskusi itu secara tidak utuh dan menyayangkan kesalahpahaman dari seluruh elemen masyarakat.

”Jadi saya menyesalkan peristiwa ini. Jika Anda hadir langsung, maka akan paham alur diskusi itu. Rasanya ada tangan-tangan jahat yang mencoba merusak stabilitas daerah ini pada tahun politik 2024,” katanya.

Dia menyebutkan, kita semua sudah mengikuti deklarasi netralitas ASN. Dan sekedar catatan, acara itu dihadiri Ketua DPRD Takalar yang berasal dari partai PKS yang merupakan pengusung pasangan Capres.

“Jika betul saya mengampanyekan capres lain, Beliau yang pertama kali akan mencak-mencak di acara itu,” tandasnya.

Pejabat jebolan Jatinangor tersebut berharap agar polemik ini segera diakhiri dan kembali menjaga suasana sejuk jelang pencoblosan Pemilu 2024.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Digital, Sekda Berprestasi Belajar Keamanan Siber di Korsel
Buntut Viral di Medsos,...
Buntut Viral di Medsos, Pembuangan Sampah Sementara di TPU Tanah Kusir Ditutup
Kronologi Pengemudi...
Kronologi Pengemudi Mobil Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari
DPC Garda Satu se-Malang...
DPC Garda Satu se-Malang Raya Resmi Dikukuhkan, Tegaskan Dukung Program Prabowo-Gibran
1.037 Peserta Seleksi...
1.037 Peserta Seleksi CPNS dan Masyarakat Manokwari Selatan Diimbau Jaga Kamtibmas
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Rekomendasi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved