Kawah Gunung Bromo Keluarkan Asap Setinggi 700 Meter, Wisatawan Diimbau Waspada
Selasa, 09 Januari 2024 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
"Satu kali gempa Tremor menerus dengan amplitudo 0.5-1 mm, dominan 0.5 mm. Tingkat Aktivitas Gunungapi Bromo Level II atau waspada," ujarnya.
Pihaknya meminta masyarakat, wisatawan, dan pendaki di sekitar Gunung Bromo tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo. Dirinya juga meminta masyarakat, wisatawan, dan pelaku wisata, agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba - tiba, dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.
Di sisi lain, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) selaku Pengelola wisata Gunung Bromo melalui Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan BB-TNBTS Hendra, memperingatkan wisatawan yang hendak berwisata agar waspada. Sebab sejak Minggu dan Senin kemarin, Gunung Bromo mengeluarkan asap dari aktivitas vulkaniknya, kendati selama dua hari ini akses ke Kaldera Tengger, khususnya Gunung Bromo ditutup akibat peringatan Wulan Kapitu.
"(Peringatan aktivitas vulkanik) sudah ada, himbauan baik melalui media sosial resmi, maupun ketika akan melakukan cek list pembayaran di booking online, kami juga sudah memasang banner himbauan di setiap pintu masuk dan di lokasi titik kumpul pengunjung, perihal status dan kondisi Bromo saat ini," jelas Hendra, dikonfirmasi terpisah.
Tak hanya itu, Hendra menyebutkan, pihaknya juga telah menyiapkan petugas yang berjaga di sekitar area kawah dan melakukan patroli rutin di sekitar area kawah dengan radius satu kilometer, sebagaimana rekomendasi radius aman dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG).
Pihaknya meminta masyarakat, wisatawan, dan pendaki di sekitar Gunung Bromo tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo. Dirinya juga meminta masyarakat, wisatawan, dan pelaku wisata, agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba - tiba, dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.
Di sisi lain, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) selaku Pengelola wisata Gunung Bromo melalui Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan BB-TNBTS Hendra, memperingatkan wisatawan yang hendak berwisata agar waspada. Sebab sejak Minggu dan Senin kemarin, Gunung Bromo mengeluarkan asap dari aktivitas vulkaniknya, kendati selama dua hari ini akses ke Kaldera Tengger, khususnya Gunung Bromo ditutup akibat peringatan Wulan Kapitu.
"(Peringatan aktivitas vulkanik) sudah ada, himbauan baik melalui media sosial resmi, maupun ketika akan melakukan cek list pembayaran di booking online, kami juga sudah memasang banner himbauan di setiap pintu masuk dan di lokasi titik kumpul pengunjung, perihal status dan kondisi Bromo saat ini," jelas Hendra, dikonfirmasi terpisah.
Tak hanya itu, Hendra menyebutkan, pihaknya juga telah menyiapkan petugas yang berjaga di sekitar area kawah dan melakukan patroli rutin di sekitar area kawah dengan radius satu kilometer, sebagaimana rekomendasi radius aman dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG).
Lihat Juga :