Sejarah Kehidupan Sosial Rakyat Kerajaan Tarumanegara dengan Berburu Gajah dan Emas

Selasa, 09 Januari 2024 - 06:04 WIB
loading...
Sejarah Kehidupan Sosial...
Kehidupan masyarakat di Kerajaan Tarumanegara konon tak bisa dilepaskan dari perburuan hewan dan pertanian. Foto/Ilustrasi
A A A
Kehidupan masyarakat di Kerajaan Tarumanegara konon tak bisa dilepaskan dari perburuan hewan dan pertanian. Konon selain perburuan hewan, pertambangan, perikanan, dan perniagaan termasuk mata pencarian penduduk.

Di samping pertanian, pelayaran, dan peternakan, juga menjadi sandaran ekonomi masyarakat Tarumanagara.Menariknya, ada berita mengenai perburuan hewan liar berupa gajah dan badak di wilayah Kerajaan Tarumanegara.

Gajah itu diambil gadingnya untuk diperdagangkan, sedangkan untuk badak mereka mengambil culanya untuk dijual, dikutip dari “Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno”. Sementara di sektor perikanan, kulit penyu termasuk barang dagangan yang digemari saudagar China.

Baca Juga: Sejarah Bekasi, Peninggalan Ibu Kota Kerajaan Tarumanegara Penguasa Bumi Nusantara Tahun 358 Masehi

Di sisi lain, wilayah Tarumanegara dijelaskan, konon memiliki sejumlah tambang emas dan perak yang menjadi salah satu penghasilan utama di daerah itu.

Karena semuanya itu disebutkan sebagai barang dagangan, dengan sendirinya tidak perlu disangsikan lagi bahwa perniagaan juga merupakan salah satu mata pencarian penduduk.

Sementara itu, kemungkinan tentang adanya pertanian dan peternakan sebagai mata pencarian, dapat diperoleh berdasarkan sumber-sumber prasasti, terutama prasasti Tugu yang terlengkap dari semuanya itu.

Pada prasasti ini disebutkan usaha pembuatan saluran yang dilakukan pada tahun ke-20 pemerintahan Raja Purnawarman.

Baca Juga: Sejarah Kali Bekasi, Sungai Peninggalan Raja Purnawarman untuk Mengendalikan Banjir Kuno di Kerajaan Tarumanegara

Salah satu kegunaan di antaranya solusi mengatasi banjir yang selalu melanda daerah pertanian di sekitar wilayah Tarumanegara. Di samping itu, juga ditemukan beberapa alat terbuat dari batu yang erat sekali hubungannya dengan usaha pertanian dan perladangan.

Di bidang usaha peternakan, memang belum ada yang jauh untuk meyakinkan kemajuannya.

Hanya berupa berita prasasti Tugu tentang pemberian hadiah seribu ekor sapi kepada para brahmana, belum memberikan jaminan bahwa pada masa itu memang sudah ada usaha peternakan yang memungkinkan hal itu terlaksana.

Di samping itu, tidak mustahil upacara selamatan dengan penghadiahan seribu ekor sapi itu, hanya merupakan nama salah satu upacara keagamaan dengan tata cara tertentu.

Walaupun tentu saja tidak dapat disangsikan bahwa upacara seperti itu dianggap sebagai upacara yang bernilai tinggi dibandingkan dengan upacara-upacara selamatan lainnya.

Di sisi pelayaran, memang strategisnya wilayah Tarumanagara menjadikan para pedagang di nusantara singgah di wilayah pelabuhan yang ada di barat Pulau Jawa. Konon hubungan perdagangan dan pelayaran ini melibatkan pedagang di luar wilayah Tarumanegara sendiri.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Buntut Pengunjung Masuk...
Buntut Pengunjung Masuk Kandang Gajah, Ragunan Perketat Pengawasan
Viral Bocah Nyaris Masuk...
Viral Bocah Nyaris Masuk Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Curiga Sengaja
Miliarder AS Ini Tewas...
Miliarder AS Ini Tewas Terinjak-injak Gajah saat Berburu Kijang Punggung Kuning
Gajah Sumatera Mati...
Gajah Sumatera Mati Tanpa Kepala, DPR: Ini Kejahatan Serius, Harus Diusut Tuntas
Rekomendasi
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved