Viral Anggota TNI Bentrok dengan Iring-iringan Pengantar Jenazah, Ini Penjelasan Kapendam XIII Merdeka
Sabtu, 06 Januari 2024 - 13:12 WIB
loading...
Kericuhan terjadi antara puluhan oknum anggota TNI dan sekelompok orang yang diketahui merupakan rombongan pengantar jenazah di Kota Manado, Jumat (5/1/2024). Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
MANADO - Suasana di depan kantor Kodam XIII/Merdeka, Jalan Teling Atas, Manado sempat ramai sekitar pada Jumat (5/1/2024) kemarin sekitar pukul 15.30 Wita.
Keramaian tersebut ditimbulkan adanya iring-iringan jenazah salah satu warga masyarakat yang menimbulkan kegaduhan akibat knalpot brong dan kemacetan.
Baca juga: Viral, Anggota TNI di Manado Bentrok dengan Iring-iringan Pengantar Jenazah
Sehingga memancing emosi warga sepanjang jalan dan muncul bentrok kecil antar warga.
"Bermula rombongan pengiring jenazah pukul 14.00 Wita mulai berangkat dari rumah duka menggunakan ambulans yang diikuti oleh pelayat dan pengiring menggunakan sepeda motor menuju ke TPU Teling Atas dan didampingi oleh Babinsa dan Babinkamtibmas. Mereka sudah mendapat imbauan agar tidak membuat kegaduhan di sepanjang rute perjalanan," kata Kapendam XIII/Merdeka Kol Kav Mujahidin dalam keterangan resminya, Sabtu (6/1/2023).
Di sepanjang jalan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas yang mendampingi kembali menyampaikan imbauan kepada rombongan iringan jenazah agar tertib dan tidak menimbulkan kegaduhan.
Pukul 15.30 Wita, pada saat rombongan pelayat melewati pintu 2 Makodam, Babinsa kembali mengingatkan kepada rombongan pengantar jenazah bahwa jangan membuat kegaduhan. Namun rombongan pengantar jenazah tidak terima karena sebagian besar dalam pengaruh minuman keras (miras).
Keramaian tersebut ditimbulkan adanya iring-iringan jenazah salah satu warga masyarakat yang menimbulkan kegaduhan akibat knalpot brong dan kemacetan.
Baca juga: Viral, Anggota TNI di Manado Bentrok dengan Iring-iringan Pengantar Jenazah
Sehingga memancing emosi warga sepanjang jalan dan muncul bentrok kecil antar warga.
"Bermula rombongan pengiring jenazah pukul 14.00 Wita mulai berangkat dari rumah duka menggunakan ambulans yang diikuti oleh pelayat dan pengiring menggunakan sepeda motor menuju ke TPU Teling Atas dan didampingi oleh Babinsa dan Babinkamtibmas. Mereka sudah mendapat imbauan agar tidak membuat kegaduhan di sepanjang rute perjalanan," kata Kapendam XIII/Merdeka Kol Kav Mujahidin dalam keterangan resminya, Sabtu (6/1/2023).
Di sepanjang jalan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas yang mendampingi kembali menyampaikan imbauan kepada rombongan iringan jenazah agar tertib dan tidak menimbulkan kegaduhan.
Pukul 15.30 Wita, pada saat rombongan pelayat melewati pintu 2 Makodam, Babinsa kembali mengingatkan kepada rombongan pengantar jenazah bahwa jangan membuat kegaduhan. Namun rombongan pengantar jenazah tidak terima karena sebagian besar dalam pengaruh minuman keras (miras).
Lihat Juga :