Kronologi Terungkapnya Mutilasi di Kos-kosan Sawojajar Malang, Korban Dilaporkan Hilang 3 Bulan

Jum'at, 05 Januari 2024 - 18:09 WIB
loading...
Kronologi Terungkapnya...
Sungai Bango diduga tempat membuang potongan mayat korban pembunuhan dan mutilasi di kos-kosan Sawojajar, Kota Malang. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Kasus pembunuhan dan mutilasi di kos-kosan kawasan Sawojajar, Kota Malang terungkap setelah adanya informasi orang hilang warga Surabaya, Jawa Timur.

Kronologi Terungkapnya Mutilasi di Kos-kosan Sawojajar Malang, Korban Dilaporkan Hilang 3 Bulan

Rumah kos-kosan kawasan Sawojajar, Kota Malang yang diduga menjadi lokasi pembunuhan dan mutilasi. Foto/MPI/Avirista Midaada

Warga Surabaya yang diketahui seorang pria berinisial AP (34), yang dilaporkan hilang sejak 14 Oktober 2023. Diduga korban yang pamit ke orang tuanya pergi ke Malang sempat mengabarkan akan menemui seseorang.

Baca juga: Pelaku Mutilasi di Malang Tukang Pijat, Kepala Korban Dikubur di Pinggir Sungai

"Sebelumnya tanggal 14 Oktober 2023, Pak RW 3 memberitahu saya bahwa si Abdul Rahman ada (dugaan) kasus menyembunyikan seseorang," kata Muhamad Irianto, pemilik rumah kos yang diduga jadi lokasi pembunuhan dan mutilasi, pada Jumat (5/1/2024) sore.

Menurut Irianto, dari penjelasan kepolisian ada terduga pasien pijat asal Surabaya yang diduga kontak terakhir dengan Abdul Rahman dilaporkan hilang.



Korban bahkan sempat masuk daftar orang hilang dari informasi yang disebarkan Humas Polda Jawa Timur.

"Ada pasien dari Surabaya yang katanya kontak terakhir dengan Pak Abdul Rahman. Saat itu kita tidak tahu kasus ini apakah hanya disembunyikan saja, atau sampai pembunuhan," ucapnya.

Baca juga: Malang Gempar! Pembunuhan dan Mutilasi Terjadi di Rumah Kos-kosan

Namun pascakejadian itu, Abdul Rahman penghuni kos yang dimiliki oleh Irianto sempat beberapa kali dipanggil Kepolisian untuk dimintai keterangan.

Akan tetapi diduga karena kekurangan bukti akhirnya ia dikembalikan ke rumah kosnya.

Selanjutnya pada Rabu (3/1/2024) pagi, Abdul Rahman sempat dibawa ke Polsek Kedungkandang. Irianto diberi tahu oleh salah satu petugas Kepolisian yang datang menemuinya di rumah.

Tapi pada Rabu sore kemudian Abdul Rahman dipulangkan kembali.

"Ternyata setelah dibawa ke Polsek Kedungkandang, dia dikembalikan lagi. Malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB ada polisi datang ke rumah saya untuk menanyakan apakah rumah kos itu pernah dicat," ungkap dia.

"Apakah penghuni kos itu pernah izin untuk mengecat, di situ saya berpikir mungkin ada kasus pembunuh. Terungkapnya tadi malam, bahwa ternyata yang disembunyikan itu ternyata dibungkam selamanya," imbuhnya.

Lalu pada Jumat (5/1/2024) sekitar pukul 01.30 WIB, rumahnya kembali didatangi oleh polisi, yang menawarinya untuk diajak ke sekitar aliran Sungai Bango, yang diduga menjadi lokasi tempat pembuangan dan penguburan potongan tubuh pria yang diduga berinisial AP.

"Kemungkinan saat itu juga Abdul Rahman sudah mengakui perbuatannya, dan langsung menggali kepala dan yang lain katanya dibuang di sungai. Kalau penjelasan kepolisian seperti itu, katanya kasusnya mutilasi," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus pembunuhan dan mutilasi kembali terjadi di Kota Malang.

Lokasi pembunuhan dan mutilasi diduga pada rumah kos di Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A Nomor 12 RT 1 RW 3, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Terungkap, Pria Tega...
Terungkap, Pria Tega Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Narkoba
Dadang Bongkar Kronologi...
Dadang Bongkar Kronologi Taufik Hidayat Ketakutan Hingga Minta Serahkan Diri
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
5 Kost Terbaru dari...
5 Kost Terbaru dari Cove di Denpasar yang Wajib Dipertimbangkan
Rekomendasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved