PBB di Solo Naik 3 Kali Lipat, Caleg Perindo Agustinus: Tidak Masuk Akal
Rabu, 03 Januari 2024 - 21:44 WIB
loading...
Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah 4 dari Partai Perindo, Agustinus Adi Sri Tjahjono, S.E. mengeluhkan kenaikan tarif PBB di Solo yang mencapai tiga kali lipat. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
SOLO - Sejumlah masyarakat Solo dibuat kaget dengan kenaikan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga tiga kali lipat. Hal ini juga yang dirasakan Caleg DPR RI Dapil Jawa Tengah 4 dari Partai Perindo, Agustinus Adi Sri Tjahjono SE.
Menurut Agustinus, kenaikan tarif PBB itu terjadi pada Februari 2023. Di mana tarif awal PBB itu hanya Rp728.605 tiba-tiba naik menjadi Rp2.223.364.
Baca juga: Penyebab Kenaikan Harga Rumah Tak Sebanding dengan Kenaikan Gaji
"Jadi Februari tanggal 3 tahun lalu saya dapat tagihan PBB terus PBB itu saya lihat, PBB lama saya kan sekitar 700 ribu nah itu tiba-tiba jadi 2 juta sekitan ratus ribu hampir 3 juta lah, saya kaget," ucap Agustinus saat dihubungi, Rabu (3/1/2024).
Tanpa berpikir panjang, Agustinus pun langsung mencari cara untuk menyampaikan keluhan tersebut ke Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
"Saya berpikir bagaimana caranya agar berita ini segera sampai ke Wali Kota, karena ini jelas jelas sesuatu yang tidak masuk akal. Akhirnya saya googling saya cari tahu gimana caranya agar komplen saya diterima segera," ungkapnya.
Menurut Agustinus, kenaikan tarif PBB itu terjadi pada Februari 2023. Di mana tarif awal PBB itu hanya Rp728.605 tiba-tiba naik menjadi Rp2.223.364.
Baca juga: Penyebab Kenaikan Harga Rumah Tak Sebanding dengan Kenaikan Gaji
"Jadi Februari tanggal 3 tahun lalu saya dapat tagihan PBB terus PBB itu saya lihat, PBB lama saya kan sekitar 700 ribu nah itu tiba-tiba jadi 2 juta sekitan ratus ribu hampir 3 juta lah, saya kaget," ucap Agustinus saat dihubungi, Rabu (3/1/2024).
Tanpa berpikir panjang, Agustinus pun langsung mencari cara untuk menyampaikan keluhan tersebut ke Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
"Saya berpikir bagaimana caranya agar berita ini segera sampai ke Wali Kota, karena ini jelas jelas sesuatu yang tidak masuk akal. Akhirnya saya googling saya cari tahu gimana caranya agar komplen saya diterima segera," ungkapnya.
Lihat Juga :