Perajin Jepara Berharap Akses Modal Mudah jika Ganjar-Mahfud Terpilih di Pilpres 2024

Rabu, 03 Januari 2024 - 15:40 WIB
loading...
Perajin Jepara Berharap...
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mencoba mengukir dan membuat gebyok di sentra perajin Desa Blimbingrejo, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (2/1/2024). Foto/MPI
A A A
JEPARA - Para perajin ukiran dan mebel di Desa Blimbingrejo, Nalumsari, Jepara, Jawa Tengah berharap mendapatkan kemudahan dalam mendapatkan akses modal. Akses modal tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan industri mereka.

Harapan ini disampaikan para perajin ukiran dan mebel kepada calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo.

Baca juga: Kunjungi Sentra Gebyok di Jepara, Ganjar Komitmen Kembangkan Seni Ukir

Mereka mengungkapkan, selama ini hanya mengandalkan bantuan dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memiliki plafon bervariatif, seperti Rp5 juta, Rp10 juta, atau Rp15 juta.

Plafon itu seringkali tidak cukup membiayai kegiatan produksi yang membutuhkan investasi besar, seperti pembelian bahan baku dan pembayaran upah pekerja.



"Bantuan modal dari sumber lain sangat diperlukan. Plafon KUR yang terbatas membuat kita sulit berkembang. Jika hanya bisa mendapatkan bantuan dalam jumlah terbatas, maka produksi terhenti, dan kita kesulitan untuk memenuhi permintaan pasar yang kadang melonjak tajam," kata salah seorang perajin kepada Ganjar Pranowo di Jepara, Selasa (2/1/2024).

Menanggapi keluhan tersebut, Ganjar Pranowo meresposn dengan cepat, menjanjikan bantuan dan kemudahan akses modal.

Baca juga: Ganjar Pranowo Kumpul Bareng Anak Muda di Jepara, Diapresiasi lewat Puisi Karya Wiji Thukul

"Kalau bicara modal tidak ada yang bermasalah, sekarang saya langsung sat set sudah didaftar, besok saya datang ke sini. Tolong kelompoknya didata, nanti diorganisir yang telah klasifikasi dengan jumlah permodalan. Nanti saya yang tanda tangan langsung," kata Ganjar Pranowo menunjukkan komitmennya mendukung perkembangan para perajin di Jepara.

Ganjar Pranowo juga memberikan wawasan mengenai potensi pasar bagi produk ukiran di Jepara, khususnya untuk produk gebyok. Dia menekankan pentingnya mempertahankan keaslian karya seni lokal di era digital ini.

"Saya titip yang pertama adalah mempertahankan karya asli. Sekali-kali penting di era digital ini, ukiran itu mulai cara membuat prosesnya sampai jadi gebyok bisa dibuat film-film pendek. Pengalaman dari orang ke orang desa dimasukkan ke media sosial masing-masing sehingga orang bisa tahu sekaligus bisa menjualnya," kata Ganjar Pranowo.

Dengan respons positif dari Ganjar Pranowo, para perajin di Desa Blimbingrejo merasa didukung dan berharap bahwa bantuan modal yang dijanjikan dapat memberikan dorongan positif bagi perkembangan industri ukiran di Jepara.

Dengan demikian, harapan para perajin ini dapat menjadi kenyataan, dan industri ukiran di Jepara bisa terus berkembang di masa mendatang.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PGN dan BRIN Dongkrak...
PGN dan BRIN Dongkrak Produktivitas Pesisir, Panen Padi Biosalin Jepara Tembus 176 Ton
Lewat Kriya Limbah Kayu,...
Lewat Kriya Limbah Kayu, Sandiaga Bangun Kemandirian Warga Jepara
Presiden Prabowo Sampaikan...
Presiden Prabowo Sampaikan Dukacita atas Bencana di Jepara
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Olah TKP Kasus Predator...
Olah TKP Kasus Predator Seks 31 Anak di Jepara, Polda Jateng Temukan Rambut hingga Sperma untuk Uji Labfor
Modus Predator Seksual...
Modus Predator Seksual Jepara Jerat 31 Korban Anak Bawah Umur
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Rekomendasi
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Berita Terkini
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diserahkan ke Kejaksaan Hari Ini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved