Kisah Pencarian Hari Baik Penobatan Raja dan Berdirinya Kerajaan Majapahit

Rabu, 03 Januari 2024 - 08:28 WIB
loading...
A A A
Jadi, paling tidak ada rentang waktu selama 5 bulan, sejak bulan Mei setelah terusirnya tentara Mongol dari tanah Jawa, sampai penobatan Nararya Sangramawijaya di bulan November, pembangunan Majapahit dari sebuah desa kecil menjadi calon ibu kota dilakukan.

Persiapan penobatan Nararya Sangramawijaya diserahkan kepada Adipati Arya Wiraraja dari Madura karena kemampuannya sebagai babatangan sejak dahulu tidak diragukan lagi. Penobatan itu sendiri tidak dilakukan dengan serta merta, karena harus dicari lebih dahulu hari yang dianggap paling baik menurut perhitungan jawa untuk penobatan seorang calon raja besar.

Menurut Kidung Harsawijaya penobatan Nararya Sangramawijaya ini dilakukan pada: ri purneng kartikamasa, pancadasi sukleng kacatur atau artinya waktu sempurna atau purnama pada bulan kartika tanggal 15 bulan paro terang, atau tepatnya pada 10 November 1293 Masehi yang dianggap juga sebagai berdirinya Kerajaan Majapahit.

Persiapan penobatan itu dilakukan oleh Adipati Arya Wiraraja yang memang tidak pulang ke Madura dan untuk sementara tinggal di Majapahit bersama Maharesi Mpu Santasmerti. Mulai pagi hari Adipati Arya Wiraraja mempersiapkan upacara sedangkan rakyat Majapahit sendiri hilir mudik mempersiapkan saji-sajian dan bunga-bungaan.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Berita Terkini
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved