Kemiskinan Masih Tinggi, 35% Warga Kota Bogor Jadi Penerima Bantuan

Kamis, 28 Desember 2023 - 07:56 WIB
loading...
Kemiskinan Masih Tinggi,...
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri menyoroti masih tingginya warga Kota Bogor yang harus menerima bantuan sosial dari pemerintah. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BOGOR - Memasuki akhir 2023, Komisi IV DPRD Kota Bogor membedah laporan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang disampaikan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor. Berdasarkan laporan November 2023 terdapat 400.098 orang masuk ke dalam DTKS yang menjadi penerima manfaat bantuan sosial dari pemerintah.

Angka tersebut terbilang fantastis. Sebab jika merujuk kepada jumlah penduduk Kota Bogor yang berjumlah 1.122.772 jiwa, maka 35,63% warga Kota Bogor masih membutuhkan uluran tangan dari pemerintah.

“Ini adalah angka yang fantastis, bisa kita artikan sepertiga jumlah penduduk Kota Bogor masih membutuhkan bantuan dari Pemerintah. Sehingga perlu langkah-langkah strategis untuk mengurangi angka-angka tersebut,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Akhmad Saeful Bakhri dalam keterangannya, Rabu (27/12/2023). Baca juga: Komisi IV DPRD Kota Bogor Gelar Raker Terpadu, Bahas Layanan Kesehatan

Berdasarkan data tersebut, pria yang akrab disapa Gus M ini menyoroti perihal belum optimalnya pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemkot Bogor. Sebab dari data Rasio Gini yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor, di Kota Hujan terdapat ketimpangan pendapatan yang cukup tinggi.

Di mana pada 2022 angka Rasio Gini Kota Bogor berada di angka 0,430. Angka tersebut lebih tinggi dari Rasio Gini nasional yang berada diangka 0,381.

Gus M menilai ketimpangan pendapatan di Kota Bogor menunjukkan indikator pertumbuhan ekonomi belum merata. Program pemerintah juga belum dapat dirasakan oleh setiap lapisan masayarakat.

Hal ini perlu mendapat perhatian khusus. Mengingat dalam agenda pembangunan global yang terdapat dalam Sustainable Development Goals (SDGs) pemerintah memiliki tujuan memastikan adanya kesempatan yang sama serta mengurangi ketimpangan pendapatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Rekomendasi
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved