Ditodong Pistol, Ibu Bhayangkari Sukabumi Dianiaya Oknum Polisi hingga Babak Belur

Sabtu, 23 Desember 2023 - 13:17 WIB
loading...
Ditodong Pistol, Ibu...
Korban MDP (kaca mata berkerudung hitam) saat ditemui di Satreskrim Polres Sukabumi Kota. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A A A
SUKABUMI - Seorang ibu Bhayangkari melaporkan suaminya karena diduga telah melakukan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Korban dianiaya hingga babak belur dan pernah diancam senjata api jika keluar rumah ketika terjadi pertengkaran.

Saat ditemui wartawan di Satreskrim Polres Sukabumi Kota pada Jumat 22 Desember malam, korban MDP (33) menceritakan kejadian memilukan tersebut sambil membuat laporan dugaan kasus KDRT oleh terduga pelaku Bripka SR, anggota Kepolisian di Polsek Cikole.

”Awalnya gara-gara saya nanyain masalah motor, yang pas sebelum kejadian itu, orang tua saya minta motor ke dia (Bripka SR) nanyain 'ada motor ga' dia bilang ada gadaian, uangnya dia minta transfer hari itu juga dan uangnya sudah ditransfer, tapi motor ga ada,” kata MDP.

Baca Juga: 2 Oknum Polisi di Polres Bogor Dimutasi Gegara Tak Layani Korban KDRT Secara Profesional

Pada saat ditanyakan uang dan motor, lanjut korban, terduga pelaku merasa tidak terima, padahal korban merasa tidak enak kepada orang tuanya karena kejadian dugaan penipuan itu bukan yang pertama kali dilakukan terduga pelaku kepada orang tua korban.

”Kenapa saya tanyain? karena memang beban moral buat saya, karena itu bukan kejadian pertama kali dia seperti itu kepada orang tua saya. Jadi saya tanyain terus, saya bilang kalau mau nipu, atuh jangan sama orang tua saya,” ujar MDP.

Lebih lanjut korban menceritakan, bahwa dirinya bersama suaminya tersebut sering bertengkar hingga mendapatkan aksi KDRT tersebut. Ia sempat didorong, lalu ditampar, dicakar sehingga meninggalkan bekas di tubuhnya.

Baca Juga: Memalukan, Oknum Polisi Ditangkap Polisi Usai Beli Ekstasi

”Tidak hanya itu, kepala dia dibentur-benturkan dengan kepala saya hingga ke jidat sampai berdarah di bibir atas. Kemudian ditendang ke kaki sampai ada lebam di paha, kemudian juga di sini ada bekas kemarin di sini, dicekik juga sama ada di sini dipukul,” ujar korban.

Korban menambah, aksi penodongan pistol pun pernah dilakukan suami kepada dirinya. Kejadian tersebut terjadi pada Januari tahun 2020 ketika terduga pelaku masih memegang senjata api karena masih bertugas di Satnarkoba Polres Sukabumi Kota.



”Waktu itu permasalahan pertamanya, gara-gara uang. Dia minta uang, saya bilang mau ditransfer, tapi dia ga mau karena dia mau ngambil ATM pribadi saya. Dia mau ngambil sendiri, saya bilang ga mau, ga usah, saya bilang transfer langsung aja ke kamu,” jelasnya.

Akan tetapi terduga pelaku tidak terima, lalu memukulnya. Kemudian korban bilang mau pulang ke rumah orang tuanya, tapi terduga pelaku mengambil pistol dan mengancam akan membunuhnya jika keluar dari rumah. Aksi tersebut dilakukan di hadapan anak-anak.

”KDRT dari pertengahan 2018 aja, 6 bulan setelah menikah lah kira kira. Karena saya menikah dengan beliau itu Maret 2018. Jadi 2018 itu pas waktu masih bulan Ramadan itu saya mengalami KDRT pertama di situ, seringnya di 2019 yang waktunya berdekatan,” tandasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda NTT Ungkap 27...
Polda NTT Ungkap 27 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 2 Oknum Polisi Jadi Tersangka
Denpom Periksa Oknum...
Denpom Periksa Oknum Prajurit TNI Todongkan Pistol ke Pengendara di Tangsel
Oknum Brimob Aniaya...
Oknum Brimob Aniaya hingga Tewas Siswa MTs di Maluku, Selly PDIP: Cerminan Arogansi APH
Menanti Sanksi untuk...
Menanti Sanksi untuk Aiptu Ikhwan Polisi Penuding Penjual Es Pakai Spons
TNI Harap Masalah Penjual...
TNI Harap Masalah Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons Tak Berlarut: Kesalahpahaman
Kronologi Penjual Es...
Kronologi Penjual Es Gabus Dituduh Pakai Spons
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Dipecat Kasus Narkoba,...
Dipecat Kasus Narkoba, AKP Deky Tiba di Bareskrim dengan Tangan Terborgol
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved