Pabrik Mebel di Cakung Terbakar, Warga Mengungsi ke Masjid
Minggu, 09 Agustus 2020 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Mukhtar menjelaskan, saat pemadaman berlangsung dua mobil penyedot air ditempatkan dititik api yang berada di belakang pabrik. Hal itu dilakukan sebagai proses pendinginan agar api tidak kembali menyala.
"Kita lakukan operasi dinamis dan ada statis. Dari 4 sisi tadi ada di pintu utama masuk ada dua mobil penyedot yang bekerja efektif dan sudah bagus. saat ini kita sedang melakukan upaya pendinginan dengan mengurai bahan bahan yang ada di dalam pabrik itu," katanya.
Adapun luas pabrik yang terbakar mencapai 1 hektare. Selain itu di dalam pabrik terisi penuh bahan material untuk membuat mabel. (Baca juga: Beredar Kabar Pemakaman Jenazah Diduga Covid-19 Ditolak, Ini Kata Kapolres Bekasi)
"Memang pabrik ini adalah pembuat mebel. Otomatis bahan bahannya mudah terbakar, seperti kayu kemudian tiner dan cat, sehingga api sangat cepat," ucapnya.
Untuk penyebab kebakaran hingga kini belum dapat diketahui. "Kita belum dapat pastikan. Mungkin nanti dari pihak kepolisian yang akan memberitahu, akan dicek apakah itu arus pendek listrik atau apa," tukasnya.
"Kita lakukan operasi dinamis dan ada statis. Dari 4 sisi tadi ada di pintu utama masuk ada dua mobil penyedot yang bekerja efektif dan sudah bagus. saat ini kita sedang melakukan upaya pendinginan dengan mengurai bahan bahan yang ada di dalam pabrik itu," katanya.
Adapun luas pabrik yang terbakar mencapai 1 hektare. Selain itu di dalam pabrik terisi penuh bahan material untuk membuat mabel. (Baca juga: Beredar Kabar Pemakaman Jenazah Diduga Covid-19 Ditolak, Ini Kata Kapolres Bekasi)
"Memang pabrik ini adalah pembuat mebel. Otomatis bahan bahannya mudah terbakar, seperti kayu kemudian tiner dan cat, sehingga api sangat cepat," ucapnya.
Untuk penyebab kebakaran hingga kini belum dapat diketahui. "Kita belum dapat pastikan. Mungkin nanti dari pihak kepolisian yang akan memberitahu, akan dicek apakah itu arus pendek listrik atau apa," tukasnya.
(thm)
Lihat Juga :