Pabrik Mebel di Cakung Terbakar, Warga Mengungsi ke Masjid
Minggu, 09 Agustus 2020 - 21:44 WIB
loading...
Kebakaran yang melanda pabrik mebel di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur. Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A
A
A
JAKARTA - Lokasi kebakaran yang melanda pabrik mebel di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur berdekatan dengan rumah susun KM 02 Cakung Barat. Hal itu, membuat penghuni rusun mengungsi sementara ke area masjid.
Penghuni rusun lebih memilih meninggalkan rumah untuk mengantisipasi hal yang tidaak diinginkan. "Saya sekeluarga mengungsi ke masjid sampai api benar-benar padam," kata Cahyono warga Rusun 02 KM Cakung Barat di lokasi, Minggu (9/8/2020).
Pantauan di lokasi, terlihat warga juga membawa koper dan berkas-berkas penting untuk menyelamatkan barang berharga mereka. "Semua yang bisa diselamatin saya bawa seadanya," ujarnya. (Baca: Pabrik Mabel di Cakung Terbakar, 15 Personel Damkar Jakarta Timur Dikerahkan )
Meski terkendala sumber air dan banyaknya bahan yang mudah terbakar, proses pemadaman api di pabrik mebel dipastikan tidak ada perambatan di area sekitar lokasi.
"Sudah dapat kita lokalisir. Artinya tidak ada perambatan ke empat sisi kiri kanan depan belakang dan ke permukiman padat rumah penduduk, termasuk rusun ini. Sudah kita blok agar tidak terjadi perambatan," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Mukhtar Zakaria di lokasi.
Penghuni rusun lebih memilih meninggalkan rumah untuk mengantisipasi hal yang tidaak diinginkan. "Saya sekeluarga mengungsi ke masjid sampai api benar-benar padam," kata Cahyono warga Rusun 02 KM Cakung Barat di lokasi, Minggu (9/8/2020).
Pantauan di lokasi, terlihat warga juga membawa koper dan berkas-berkas penting untuk menyelamatkan barang berharga mereka. "Semua yang bisa diselamatin saya bawa seadanya," ujarnya. (Baca: Pabrik Mabel di Cakung Terbakar, 15 Personel Damkar Jakarta Timur Dikerahkan )
Meski terkendala sumber air dan banyaknya bahan yang mudah terbakar, proses pemadaman api di pabrik mebel dipastikan tidak ada perambatan di area sekitar lokasi.
"Sudah dapat kita lokalisir. Artinya tidak ada perambatan ke empat sisi kiri kanan depan belakang dan ke permukiman padat rumah penduduk, termasuk rusun ini. Sudah kita blok agar tidak terjadi perambatan," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Mukhtar Zakaria di lokasi.
Lihat Juga :