Pemkot Bandung Klaim Debit Banjir Gedebage Berkurang, Tapi…
Kamis, 14 Desember 2023 - 11:41 WIB
loading...
Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono. Foto/Pemkot Bandung
A
A
A
BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mengklaim debit banjir di kawasan Gedebage telah berkurang. Hal ini seiring telah adanya kolam retensi di kawasan tersebut.
Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono mengatakan permasalahan banjir di Gedebage telah teridentifikasi. Untuk itu dia menyebut Pemkot Bandung terus mengakselerasi penyelesaian banjir di Wilayah Gedebage.
”Masih ada titik banjir Cileuncang di Kota Bandung. Satu di antaranya adalah di Gedebage. Permasalahan banjir di Gedebage, bahkan sudah disepakati para pihak untuk bertanggungjawab ini multisektor,” kata Bambang, Kamis (14/12/2023).
Baca Juga: 68 Titik di Kota Bandung Rawan Banjir, Gedebage Prioritas Penanganan
Persoalan banjir di Gedebage perlahan sudah teratasi. Saat ini dengan kehadiran kolam tetensi Gedebage telah berhasil menurunkan frekuensi dan intensitas air. ”Belum optimal, tapi sudah bisa menurunkan debit airnya. Intensitas, frekuensi, dan volumenya kita turunkan,” ujarnya.
Ia menyebut berbagai upaya sedang dilakukan untuk memaksimalkan potensi penyelesaian banjir yakni dengan memperbaiki dan memeprlebar crossing dan gorong-gorong yang ada di Jalan Soekarno Hatta.
Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono mengatakan permasalahan banjir di Gedebage telah teridentifikasi. Untuk itu dia menyebut Pemkot Bandung terus mengakselerasi penyelesaian banjir di Wilayah Gedebage.
”Masih ada titik banjir Cileuncang di Kota Bandung. Satu di antaranya adalah di Gedebage. Permasalahan banjir di Gedebage, bahkan sudah disepakati para pihak untuk bertanggungjawab ini multisektor,” kata Bambang, Kamis (14/12/2023).
Baca Juga: 68 Titik di Kota Bandung Rawan Banjir, Gedebage Prioritas Penanganan
Persoalan banjir di Gedebage perlahan sudah teratasi. Saat ini dengan kehadiran kolam tetensi Gedebage telah berhasil menurunkan frekuensi dan intensitas air. ”Belum optimal, tapi sudah bisa menurunkan debit airnya. Intensitas, frekuensi, dan volumenya kita turunkan,” ujarnya.
Ia menyebut berbagai upaya sedang dilakukan untuk memaksimalkan potensi penyelesaian banjir yakni dengan memperbaiki dan memeprlebar crossing dan gorong-gorong yang ada di Jalan Soekarno Hatta.
Lihat Juga :