alexametrics

Ketua Perindo Jateng Dipilih untuk Coklit Perdana KPU

loading...
Ketua Perindo Jateng Dipilih untuk Coklit Perdana KPU
Ketua DPW Partai Perindo Jateng, Siswadi Selodipoero, menjadi salah satu tokoh yang mengikuti kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk pemutakhiran data pemilih oleh KPU Jateng.iNewsTV/Taufik Budi
A+ A-
SEMARANG - Ketua DPW Partai Perindo Jateng, Siswadi Selodipoero, menjadi salah satu tokoh yang mengikuti kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) untuk pemutakhiran data pemilih oleh KPU Jateng. Pada hari pertama coklit ini hanya terdapat tujuh tokoh di Jateng di antaranya adalah KH Musthofa Bisri (Gus Mus) dan Gubernur Ganjar Pranowo.

"Sesuai dengan tahapan pilkada, ini menjadi agenda nasional hari pertama mencoklit. Ini diorientasikan sebagai sebuah gerakan coklit serentak. Hari ini kita KPU Provinsi Jateng bersama teman-teman di Wonosobo untuk melakukan coklit, dan salah satu tokoh yang kita coklit adalah Pak Siswadi," kata Komisioner KPU Jateng, Muslim Aisha, Sabtu (20/1/2018).

Dalam coklit tersebut komisioner KPU Jateng bersama Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) didampingi anggota KPU Wonosobo, Panwaslu, dan Sekda Wonosobo. Mereka mendatangi secara langsung kediaman Siswadi Selodipoero di Desa/Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo.

"Sudah kami laksanakan coklit, ternyata beliau memenuhi syarat sebagai pemilih. Semua data yang ada setelah dicocokkan dengan data kependudukan yaitu e-KTP juga KK semua sudah sesuai dan cocok. Untuk keluarga yaitu ibu (istri Siswadi) juga dikatakan memenuhi syarat sebagai pemilih," lugasnya.

Sementara itu, Siswadi Selodipoero menyampaikan tak mengetahui alasan dirinya terpilih sebagai salah satu tokoh yang menjalani coklit oleh KPU Jateng. Dia hanya mendapat pemberitahuan dari petugas KPU pada Senin 15 Januari, untuk diminta kesediaan mengikuti coklit pada hari pertama pemutakhiran data.

"Hari Senin lalu saya ditelepon jika Sabtu ini untuk mengikuti coklit. Katanya hanya ada lima atau tujuh tokoh di Jateng ini yang dilakukan coklit oleh KPU Jateng. Dan saya juga tidak mengetahui alasan kenapa KPU Jateng memilih saya. Alhamdulillah ini tadi sudah berjalan lancar," terang Siswadi.

Mantan anggota DPR itu menyambut baik kegiatan coklit yang dilakukan KPU, untuk memastikan validitas data pemilih. Sebab, dengan petugas datang langsung ke rumah-rumah penduduk maka potensi kesalahan data pemilih bisa ditekan.

"Tentu saya menyambut baik langkah yang dilaukan kawan-kawan KPU, agar bisa meminimalisasi kesalahan data pemilih. Sebelumnya kan banyak yang mengatakan jika belum terdata sebagai pemilih, tapi dengan coklit ini maka semua akan mendapatkan haknya untuk didata sebagai pemilih," jelasnya.

Sekadar diketahui, KPU Jateng memulai kegiatan coklit dengan mendatangi rumah tokoh-tokoh di Jawa Tengah. Selain kediaman Siswadi Selodipoero, KPU juga mendatangi rumah dinas Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, ulama kharismatik KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di Leteh, Rembang hingga KH Maimoen Zubair di Sarang, Rembang. Selain itu, KPU juga hadir di kediaman ibunda Jokowi di Solo, budayawan Ahmad Tohari di Banyumas, Nomo Koeswoyo, serta mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak