Petebu Ganjar dan Warga Desa Gotong Royong Bersihkan Irigasi di Jombang
Senin, 11 Desember 2023 - 11:56 WIB
loading...
Relawan Petebu Jatim bersama warga bergotong royong membersihkan saluran irigasi pertanian di Desa Gebang Bunder, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Minggu (10/12/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JOMBANG - Relawan Petani Tebu Bersatu (Petebu) kembali melanjutkan aksi sosialnya. Kali ini giliran Petebu Jatim yang menunjukkan komitmennya untuk bisa bermanfaat kepada masyarakat.
Relawan yang beranggotakan para petani tebu pendukung Ganjar Pranowo ini bergotong royong pembersihan saluran irigasi pertanian di Desa Gebang Bunder, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Mereka bekerja sama dengan ratusan warga Desa Gebang Bunder membersihkan berbagai material yang menyumbat aliran air.
"Seperti saluran ini, rumputnya sudah terlalu tinggi. Salurannya tertutup. Lumpurnya juga demikian. Akhirnya akan terjadi penyumbatan, airnya tidak bisa lancar," kata Korwil Petebu Jatim Taryono, Minggu (10/12/2023).
Taryono menjelaskan, mayoritas warga di desa tersebut adalah petani. Dengan normalisasi saluran irigasi ini, dia menyebut para petani akan terbantu dalam pengairan sawahnya.
"Kalau saluran ini bisa lancar, petani pun juga akan (terbantu). Kita kan membutuhkan petani, dan petani membutuhkan air. Tanamannya jadi lebih baik. Karena di sini banyak petani tanaman pangannya," ujarnya.
Dia melanjutkan, kegiatan ini juga menjadi dukungan relawan terhadap para petani yang akan memasuki musim tanam. Sebab para petani sangat membutuhkan pengairan pada sawahnya.
"Para petani di sini kan sudah mulai menebar benih. Insya Allah di akhir Desember ini sudah banyak yang akan tanam padi. Kalau salurannya masih tersumbat, akhirnya petani juga akan rugi," sebutnya.
Relawan yang beranggotakan para petani tebu pendukung Ganjar Pranowo ini bergotong royong pembersihan saluran irigasi pertanian di Desa Gebang Bunder, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang. Mereka bekerja sama dengan ratusan warga Desa Gebang Bunder membersihkan berbagai material yang menyumbat aliran air.
"Seperti saluran ini, rumputnya sudah terlalu tinggi. Salurannya tertutup. Lumpurnya juga demikian. Akhirnya akan terjadi penyumbatan, airnya tidak bisa lancar," kata Korwil Petebu Jatim Taryono, Minggu (10/12/2023).
Taryono menjelaskan, mayoritas warga di desa tersebut adalah petani. Dengan normalisasi saluran irigasi ini, dia menyebut para petani akan terbantu dalam pengairan sawahnya.
"Kalau saluran ini bisa lancar, petani pun juga akan (terbantu). Kita kan membutuhkan petani, dan petani membutuhkan air. Tanamannya jadi lebih baik. Karena di sini banyak petani tanaman pangannya," ujarnya.
Dia melanjutkan, kegiatan ini juga menjadi dukungan relawan terhadap para petani yang akan memasuki musim tanam. Sebab para petani sangat membutuhkan pengairan pada sawahnya.
"Para petani di sini kan sudah mulai menebar benih. Insya Allah di akhir Desember ini sudah banyak yang akan tanam padi. Kalau salurannya masih tersumbat, akhirnya petani juga akan rugi," sebutnya.
Lihat Juga :