Awas! Ini Titik Rawan Bencana di Kawasan Wisata Bandung Barat
Jum'at, 08 Desember 2023 - 13:40 WIB
loading...
Jalur Wisata di Kawasan Desa Langensari, Kecamatan Lembang, KBB yang Sempat Terdampak Longsor. Foto/Istimewa
A
A
A
BANDUNG BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengingatkan wisatawan untuk mewaspadai kondisi cuaca ekstrem saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).Terutama bencana alam seperti tanah longsor dan pohon tumbang.
Termasuk di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang didominasi wisata alam dan jadi destinasi favorit pelancong untuk menghabiskan libur Nataru.
”Kita nanti ada edaran atau imbauan supaya masyatakat khususnya wisatawan yang berkunjung ke KBB agar meningkatkan kewaspadaan,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandung Barat Dedi Supriadi, Jumat (8/12/2023).
Baca Juga: Awas! Kota Cimahi Siaga Darurat Bencana Geohidrometeorologi
Dedi mengatakan, pihaknya saat ini bersama unsur kewilayahan sedang melakukan pemetaan potensi rawan bencana di kawasan destinasi wisata seperti di Lembang. Selain itu, pihaknya juga meminta kewilayahan meningkatkan kewaspadaan.
”Kita minta ke wilayah untuk memetakan potensi titik-titik bencana karena kan yang lebih tahu kewilayahan dimana saja. Kami juga minta kewilayahan untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Dedi.
Dia membeberkan, sebagian objek wisata di Bandung Barat sudah melakukan mitigasi bencana. Kemudian BPBD KBB ke depannya berencana mengadakan sosialisasi secara langsung kepada para pengelola melalui PHRI terkait pencegahan kebencanaan. Baca Juga:
Termasuk di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang didominasi wisata alam dan jadi destinasi favorit pelancong untuk menghabiskan libur Nataru.
”Kita nanti ada edaran atau imbauan supaya masyatakat khususnya wisatawan yang berkunjung ke KBB agar meningkatkan kewaspadaan,” kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandung Barat Dedi Supriadi, Jumat (8/12/2023).
Baca Juga: Awas! Kota Cimahi Siaga Darurat Bencana Geohidrometeorologi
Dedi mengatakan, pihaknya saat ini bersama unsur kewilayahan sedang melakukan pemetaan potensi rawan bencana di kawasan destinasi wisata seperti di Lembang. Selain itu, pihaknya juga meminta kewilayahan meningkatkan kewaspadaan.
”Kita minta ke wilayah untuk memetakan potensi titik-titik bencana karena kan yang lebih tahu kewilayahan dimana saja. Kami juga minta kewilayahan untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Dedi.
Dia membeberkan, sebagian objek wisata di Bandung Barat sudah melakukan mitigasi bencana. Kemudian BPBD KBB ke depannya berencana mengadakan sosialisasi secara langsung kepada para pengelola melalui PHRI terkait pencegahan kebencanaan. Baca Juga:
Lihat Juga :