11 Pendaki Tewas di Puncak Gunung Marapi, Polda Sumbar Dirikan Posko DVI

Senin, 04 Desember 2023 - 16:31 WIB
loading...
11 Pendaki Tewas di...
Polda Sumbar mendirikan posko DVI di Kantor Wali Nagari Batu Palamo, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pasca 11 pendaki ditemukan tewas di puncak Gunung Marapi. Foto/MPI/Rus Akbar
A A A
PADANG - Polda Sumatera Barat (Sumbar) mendirikan posko DVI (Disaster Victim Identification) di Kantor Wali Nagari Batu Palamo, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pasca 11 pendaki ditemukan tewas di puncak Gunung Marapi yang meletus.

Tim DVI Polda Sumbar dipimpin Kombes Pol drg. Lisda Cancer bersama Sekretaris Pembina TK I dr. Eka Purnama Sari, dan melibatkan sejumlah tenaga kesehatan dan dokter.

Baca juga: 11 Pendaki Ditemukan Tewas di Puncak Gunung Marapi yang Meletus

"Iya, Posko DVI Polda Sumbar telah didirikan di sana. Terdiri dari Pos Ante Mortem dan Post Mortem," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, Senin (4/12) di Mapolda Sumbar.

Dalam hal ini, Pos Ante Mortem didirikan bertujuan untuk melayani kesehatan masyarakat, melayani pengaduan korban hilang dan juga untuk mengetahui status korban.



Sedang Post Mortem, untuk mengidentifikasi korban untuk dicocokkan dengan keterangan dari pihak keluarga korban.

Adapun jumlah personel yang saat ini sudah berada di Posko berjumlah 15 orang, yang merupakan gabungan dari Biddokkes Polda Sumbar dan Polres di seputar lokasi.

Baca juga: Erupsi Gunung Marapi: 28 Pendaki Selamat, 11 Meninggal Dunia

"Diharapkan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Marapi bisa mendatangi Posko tersebut untuk mendapatkan pengobatan dengan segera," kata Kabid Humas.

Kasubid Dokpol Bikdokes Polda Sumbar dr. Eka Purnamasari, menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan untuk jenazah yang ditemukan dalam kondisi tidak sempurna atau rusak. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kesalahan saat penyerahan kepada keluarga.

"Kami akan melakukan identifikasi terlebih dahulu, khususnya untuk jenazah yang mungkin mengalami kerusakan. Ini agar nantinya tidak terjadi kesalahan identifikasi saat diserahkan kepada keluarga korban," jelas Eka.

Identifikasi dilakukan dengan mengumpulkan data orang hilang dari pihak keluarga, menanyakan ciri khas korban, dan mencocokkan data di posko antermortem yang berlokasi di Rumah Sakit Achmad Mochtar.

"Evaluasi data dilakukan di posko antermortem dengan mencocokkan data korban yang ada di kamar jenazah. Setelah itu, baru dilakukan penyerahan kepada keluarga," tambahnya.

Proses identifikasi melibatkan pengumpulan sampel DNA, dokumen seperti KTP, surat keterangan lahir, ijazah, foto, dan properti korban sebelum berangkat naik Gunung Marapi.

Kata Eka, penyerahan jenazah kepada keluarga dapat dilakukan dalam sehari, tergantung pada kondisi jenazah dan kelengkapan dokumen.

"Sudah ada sekitar 20 orang keluarga korban yang melaporkan kepada tim. Mereka terdiri dari orang tua, keluarga lainnya seperti tante, sepupu, dan teman korban," ungkap Eka.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1.800 Meter
Pagi Ini Gunung Dukono...
Pagi Ini Gunung Dukono Erupsi Setinggi 3 Km, PVMBG Ingatkan Ancaman Abu Vulkanik
Erupsi Gunung Dukono...
Erupsi Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Ketinggian Kolom Abu Tembus 3,4 Km
Gunung Dukono Meletus...
Gunung Dukono Meletus Lagi, Warga Diminta Jauhi Kawah Malupang Warirang
Marak Risiko Aktivitas...
Marak Risiko Aktivitas Digital, HGI dan Polda Sumbar Gelar Literasi Digital
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Setinggi 2.000 Meter, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 4 Km
NASA Laporkan Gunung...
NASA Laporkan Gunung Berapi Bawah Laut Teraktif di Dunia Keluarkan Gelembung
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Tinggalkan Pacarnya di Puncak Gunung Tertinggi Austria hingga Mati Membeku
Gunung Berapi Purba...
Gunung Berapi Purba Etiopia Meletus setelah 12.000 Tahun Tertidur
Rekomendasi
Dipersulit Sarwendah...
Dipersulit Sarwendah Ketemu Anak, Ruben Onsu Banjir Dukungan dari Teman Artis
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
Berita Terkini
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved