Tim Sar Gabungan Perluas Area Pencarian Korban Banjir Bandang Humbang Hasundutan
Minggu, 03 Desember 2023 - 16:55 WIB
loading...
Tim SAR gabungan, melakukan upaya pencarian para korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Foto/Ist.
A
A
A
HUMBANG HASUNDUTAN - Upaya pencarian terhadap 11 orang korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, terus dilakukan. Bahkan, tim SAR gabungan melakukan perluasan area pencarian para korban.
Baca juga: 11 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang Humbang Hasundutan, Butuh Anjing Pelacak untuk Pencarian
Kepala Kantor Basarnas Medan, Budiono mengatakan, pencarian koban banjir bandang dan tanah longsor, dilakukan dengan membagi empat SAR Rescue Unit (SRU). Pencarian melibatkan personel dari Basarnas Medan, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Tagana, Brimob, Satpol PP, pemerintah desa, relawan, dan warga.
"Pencarian terbagi atas SRU I darat, untuk menyisir di sekitar LKP fokus pada titik-titik yang dicurigai. Kemudian SRU II mencari korban dengan menggunakan alat-alat berat, sekaligus membuka akses jalan Muara-Tipang," ungkapnya.
Baca juga: Gunung Marapi Meletus di Minggu Pon, Abu Vulkanik Menyebur Setinggi 3.000 Meter
Sementara SRU III menyisir di sekitar Danau Toba, dengan menggunakan LCR milik BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan. "Sedangkan SRU IV Scouting darat di sekitar tepi Danau Toba, namun hingga siang ini korban belum diketemukan," sebut Budiono, Minggu (3/12/2023).
Baca juga: 11 Orang Hilang Akibat Banjir Bandang Humbang Hasundutan, Butuh Anjing Pelacak untuk Pencarian
Kepala Kantor Basarnas Medan, Budiono mengatakan, pencarian koban banjir bandang dan tanah longsor, dilakukan dengan membagi empat SAR Rescue Unit (SRU). Pencarian melibatkan personel dari Basarnas Medan, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Tagana, Brimob, Satpol PP, pemerintah desa, relawan, dan warga.
"Pencarian terbagi atas SRU I darat, untuk menyisir di sekitar LKP fokus pada titik-titik yang dicurigai. Kemudian SRU II mencari korban dengan menggunakan alat-alat berat, sekaligus membuka akses jalan Muara-Tipang," ungkapnya.
Baca juga: Gunung Marapi Meletus di Minggu Pon, Abu Vulkanik Menyebur Setinggi 3.000 Meter
Sementara SRU III menyisir di sekitar Danau Toba, dengan menggunakan LCR milik BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan. "Sedangkan SRU IV Scouting darat di sekitar tepi Danau Toba, namun hingga siang ini korban belum diketemukan," sebut Budiono, Minggu (3/12/2023).
Lihat Juga :