Talkshow Bareng Pelajar Bandung, Alam Ganjar Berbagi Info Kuliah
Rabu, 29 November 2023 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
"Karena ada beberapa pengalaman kawanku yang terlanjur terperangkap pada pilihan orang tua dan pada akhirnya tidak bisa survive mengikuti perkuliahan. Maka baiknya dikomunikasikan," kata anak tunggal Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh Supriyanti itu.
Disinggung soal masa depan pekerjaan yang hilang akibat disrupsi yang digantikan mesin atau artificial intelligence (AI), Alam meminta generasi muda tidak takut akan peluang pekerjaan. "Aku ikut kegiatan 'Bicara Buku' bareng Hivi, buku yang aku bawa bagaimana manusia bisa menang lawan AI, jawabannya simpel, AI tidak bisa kreatif dan hubungan emosional. Ai punya alogaritma dan alogaritma sifatnya kaku, jadi cuma bisa memecahkan satu masalah," terangnya.
"Ada yang namanya mesin learning tapi kemampuan dalam memecahkan masalah itu terbatas. Sedangkan manusia ketika ada masalah bisa mencari banyak alternatif pilihan yang mesin tidak bisa melakukan, dalam artian manusia ini banyak akal. Jadi jangan takut, dalam hierarkinya manusia masih paling tinggi," lanjutnya. Baca juga: 4 Jenis Pekerjaan yang Belum Bisa Digantikan AI
Ditanya soal kuliah, Alam menegaskan hal itu penting dalam membangun pola pikir dan relasi. Selain belajar hal fundamental, perguruan tinggi juga bisa membangun mindset dan menambah wawasan.
”Selain itu, teman juga makin banyak dan bisa bertukar pikiran. Pada akhirnya bisa melakukan sesuatu bareng, entah itu bisnis, organisasi dan lain sebagainya. Bahkan kolaborasi itu bisa kita temukan di perguruan tinggi," tandasnya.
Disinggung soal masa depan pekerjaan yang hilang akibat disrupsi yang digantikan mesin atau artificial intelligence (AI), Alam meminta generasi muda tidak takut akan peluang pekerjaan. "Aku ikut kegiatan 'Bicara Buku' bareng Hivi, buku yang aku bawa bagaimana manusia bisa menang lawan AI, jawabannya simpel, AI tidak bisa kreatif dan hubungan emosional. Ai punya alogaritma dan alogaritma sifatnya kaku, jadi cuma bisa memecahkan satu masalah," terangnya.
"Ada yang namanya mesin learning tapi kemampuan dalam memecahkan masalah itu terbatas. Sedangkan manusia ketika ada masalah bisa mencari banyak alternatif pilihan yang mesin tidak bisa melakukan, dalam artian manusia ini banyak akal. Jadi jangan takut, dalam hierarkinya manusia masih paling tinggi," lanjutnya. Baca juga: 4 Jenis Pekerjaan yang Belum Bisa Digantikan AI
Ditanya soal kuliah, Alam menegaskan hal itu penting dalam membangun pola pikir dan relasi. Selain belajar hal fundamental, perguruan tinggi juga bisa membangun mindset dan menambah wawasan.
”Selain itu, teman juga makin banyak dan bisa bertukar pikiran. Pada akhirnya bisa melakukan sesuatu bareng, entah itu bisnis, organisasi dan lain sebagainya. Bahkan kolaborasi itu bisa kita temukan di perguruan tinggi," tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :