Bentrok Pendukung Israel dan Palestina di Bitung, Kapolda: Jangan Mudah Terprovokasi!
Senin, 27 November 2023 - 05:16 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Budiyanto, pada peristiwa bentrok antara Ormas Adat dan Ormas Keagamaan, yang menyebabkan dua korban luka-luka, dan satu meninggal dunia tersebut, polisi sudah menangkap sebanyak tujuh terduga pelaku.
"Polisi sudah menangkap sebanyak tujuh terduga pelaku, yaitu pria inisial RP dan HP yang diduga melakukan penganiayaan di TKP Kelurahan Sari Kelapa, dan lima terduga pelaku di TKP Jalan Sudirman, yaitu pria inisial GK, FL, BI, MP dan RA," kata Budiyanto.
Selain menangkap para terduga pelaku bentrok, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain lima senjata tajam jenis parang, pedang katana, badik, dan anak panah, serta dua buah kayu totara.
![Bentrok Pendukung Israel dan Palestina di Bitung, Kapolda: Jangan Mudah Terprovokasi!]()
Budiyanto juga berpesan kepada seluruh masyarakat, agar bersama-sama ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan mendukung pelaksanaan tugas baik dari TNI, Polri maupun Pemkot Bitung, untuk menjaga situasi ini, tidak hanya masyarakat termasuk juga para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
"Dibuktikan bahwa kemarin malam sudah dilakukan pertemuan, dan sudah ada komitmen, serta ada kesepakatan untuk tidak memperpanjang masalah ini, dan kemudian mempercayakan proses penyelesaiannya dilakukan secara prosedur hukum," terangnya.
"Polisi sudah menangkap sebanyak tujuh terduga pelaku, yaitu pria inisial RP dan HP yang diduga melakukan penganiayaan di TKP Kelurahan Sari Kelapa, dan lima terduga pelaku di TKP Jalan Sudirman, yaitu pria inisial GK, FL, BI, MP dan RA," kata Budiyanto.
Selain menangkap para terduga pelaku bentrok, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain lima senjata tajam jenis parang, pedang katana, badik, dan anak panah, serta dua buah kayu totara.

Budiyanto juga berpesan kepada seluruh masyarakat, agar bersama-sama ikut berpartisipasi menjaga keamanan dan mendukung pelaksanaan tugas baik dari TNI, Polri maupun Pemkot Bitung, untuk menjaga situasi ini, tidak hanya masyarakat termasuk juga para tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
"Dibuktikan bahwa kemarin malam sudah dilakukan pertemuan, dan sudah ada komitmen, serta ada kesepakatan untuk tidak memperpanjang masalah ini, dan kemudian mempercayakan proses penyelesaiannya dilakukan secara prosedur hukum," terangnya.
Lihat Juga :