Oknum Dosen IAIN Madura Diduga Lecehkan Mahasiswi, Perindo: Usut Tuntas dan Beri Efek Jera!
Sabtu, 25 November 2023 - 17:05 WIB
loading...
Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo Ike Julies Tiati mendorong Kepolisian mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen IAIN Madura terhadap mahasiswi. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo Ike Julies Tiati mendorong Kepolisian untuk melakukan investigasi atas dugaan kasus pelecehan seksual dilakukan dosen IAIN Madura, Jawa Timur terhadap mahasiswi. Pihak kampus juga harus berpihak kepada korban.
"Kasus pelecehan dan kekerasan seksual di kampus sudah dalam keadaan darurat. Padahal, kampus seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi mahasiswa dan mahasiswi dalam mengenyam pendidikan," kata Ike dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023).
Baca juga: Ini Kronologis Pelecehan Aktivis Mahasiswi IAIN Tulungagung
Jika terbukti bersalah, Ike mengatakan, dosen yang menjadi pelaku pelecehan seksual tersebut harus mendapat hukuman seberat-beratnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Sehingga pelaku mendapatkan efek jera," tegas Caleg DPR RI Dapil Sumatera Selatan II dari Partai Perindo ini.
Dia juga meminta pemerintah dan seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Hal ini sebagai upaya mewujudkan kampus yang bebas dari kekerasan seksual.
"Kasus pelecehan dan kekerasan seksual di kampus sudah dalam keadaan darurat. Padahal, kampus seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi mahasiswa dan mahasiswi dalam mengenyam pendidikan," kata Ike dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023).
Baca juga: Ini Kronologis Pelecehan Aktivis Mahasiswi IAIN Tulungagung
Jika terbukti bersalah, Ike mengatakan, dosen yang menjadi pelaku pelecehan seksual tersebut harus mendapat hukuman seberat-beratnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Sehingga pelaku mendapatkan efek jera," tegas Caleg DPR RI Dapil Sumatera Selatan II dari Partai Perindo ini.
Dia juga meminta pemerintah dan seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Hal ini sebagai upaya mewujudkan kampus yang bebas dari kekerasan seksual.
Lihat Juga :