Genjot Kinerja Perangkat Daerah, Pj Bupati Bekasi Terapkan IKP
Jum'at, 24 November 2023 - 15:29 WIB
loading...
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menginstruksikan semua perangkat daerah mulai menetapkan sasaran dan target kinerjanya melalui Instruksi Khusus Pimpinan (IKP). Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
BEKASI - Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan menginstruksikan semua perangkat daerah mulai menetapkan sasaran dan target kinerjanya melalui Instruksi Khusus Pimpinan (IKP). Hal tersebut dilakukan untuk menggenjot kinerja perangkat daerah lebih optimal.
Instruksi itu disampaikan Dani Ramdan saat memimpin rapat pimpinan evaluasi laporan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan di ruang rapat KH. R Ma'mun Nawawi, Kompleks Pemkab, Cikarang Pusat.
Dalam rapat pimpinan (rapim) tersebut, Dani Ramdan didampingi Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi dan para Asisten Daerah.
Menurutnya, IKP juga sebagai dorongan kinerja perangkat daerah untuk merespon kondisi maupun isu aktual di Kabupaten Bekasi.
"Tiap dinas itu ada target-target terkait dengan kondisi aktual. Misalnya ada yang persoalan kekerasan anak, kasus kekeringan, dan sebagainya. Kita bagi dinas mana yang harus menangani itu, dikasih target dalam satu bulan selesai," ujar Dani dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023).
Selain kondisi aktual, penyerapan anggaran juga masuk menjadi indikator dalam IKP. Karena itu, dalam rapim ini setiap perangkat daerah boleh mengajukan dialog kinerja untuk menyepakati target dan sasarannya melalui aplikasi Sikawan (Sistem Informasi Kepegawaian).
"Tapi mereka diberi kesempatan menegosiasi kalau memang perintah itu ada alasan terlalu tinggi bahkan mau menambah. Nah mana yang saya setujui mana yang tidak disetujui itu tadi disampaikan," tuturnya.
Instruksi itu disampaikan Dani Ramdan saat memimpin rapat pimpinan evaluasi laporan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan di ruang rapat KH. R Ma'mun Nawawi, Kompleks Pemkab, Cikarang Pusat.
Dalam rapat pimpinan (rapim) tersebut, Dani Ramdan didampingi Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi dan para Asisten Daerah.
Menurutnya, IKP juga sebagai dorongan kinerja perangkat daerah untuk merespon kondisi maupun isu aktual di Kabupaten Bekasi.
"Tiap dinas itu ada target-target terkait dengan kondisi aktual. Misalnya ada yang persoalan kekerasan anak, kasus kekeringan, dan sebagainya. Kita bagi dinas mana yang harus menangani itu, dikasih target dalam satu bulan selesai," ujar Dani dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023).
Selain kondisi aktual, penyerapan anggaran juga masuk menjadi indikator dalam IKP. Karena itu, dalam rapim ini setiap perangkat daerah boleh mengajukan dialog kinerja untuk menyepakati target dan sasarannya melalui aplikasi Sikawan (Sistem Informasi Kepegawaian).
"Tapi mereka diberi kesempatan menegosiasi kalau memang perintah itu ada alasan terlalu tinggi bahkan mau menambah. Nah mana yang saya setujui mana yang tidak disetujui itu tadi disampaikan," tuturnya.
Lihat Juga :