Sampang Gempar! 2 Bocah SD Nekat Naik Motor ke Jakarta Tanpa Helm dan Bawa Uang Rp100 Ribu
Selasa, 21 November 2023 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
Polisi menghentikan laju motor kedua bocah tersebut, karena mereka berkendara tanpa mengenakan helm. Setelah itu mereka dibawa ke Kantor Polsek. Setelah menerima informasi dari polisi, akhirnya keluarga kedua bocah tersebut menjemputnya.
Salah satu bocah berinisial D mengatakan, dia bersama temannya berinisial MZ berboncengan berangkat ke Jakarta pada Minggu (19/11/2023) sekitar 13.00 WIB. Dia mengaku baru pertama kali ini menempuh perjalanan ke luar kota, dan hanya mengandalkan Google Maps.
"Kita menyetir bergantian, tanpa menggunakan helm dan selama perjalanan tidak bertemu polisi," ujarnya, Selasa (21/11/2023). Saat malam hari, mereka menginap di sebuah gardu, lokasinya di pinggir jalan raya Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
![Sampang Gempar! 2 Bocah SD Nekat Naik Motor ke Jakarta Tanpa Helm dan Bawa Uang Rp100 Ribu]()
Kemudian keesokan harinya, baru melanjutkan perjalanan. Sedangkan saat merasa lapar, mereka hanya membeli mie instan. "Uang yang Rp100 ribu itu juga kami buat untuk beli bensin, dan saat kami diamankan polisi pada Senin (20/11/2023), sisa uang tinggal Rp10 ribu," ucap D dengan polosnya.
Sementara, pihak keluarga bocah MZ, Jauhari menyampaikan, pertama kali informasi itu didengar dari istrinya yang ditelepon oleh petugas kepolisian. Saat itu dirinya tidak langsung percaya karena khawatir penipuan, sehingga meminta foto dan video keberadaan keponakannya tersebut.
Salah satu bocah berinisial D mengatakan, dia bersama temannya berinisial MZ berboncengan berangkat ke Jakarta pada Minggu (19/11/2023) sekitar 13.00 WIB. Dia mengaku baru pertama kali ini menempuh perjalanan ke luar kota, dan hanya mengandalkan Google Maps.
"Kita menyetir bergantian, tanpa menggunakan helm dan selama perjalanan tidak bertemu polisi," ujarnya, Selasa (21/11/2023). Saat malam hari, mereka menginap di sebuah gardu, lokasinya di pinggir jalan raya Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Kemudian keesokan harinya, baru melanjutkan perjalanan. Sedangkan saat merasa lapar, mereka hanya membeli mie instan. "Uang yang Rp100 ribu itu juga kami buat untuk beli bensin, dan saat kami diamankan polisi pada Senin (20/11/2023), sisa uang tinggal Rp10 ribu," ucap D dengan polosnya.
Sementara, pihak keluarga bocah MZ, Jauhari menyampaikan, pertama kali informasi itu didengar dari istrinya yang ditelepon oleh petugas kepolisian. Saat itu dirinya tidak langsung percaya karena khawatir penipuan, sehingga meminta foto dan video keberadaan keponakannya tersebut.
Lihat Juga :