alexametrics

Memakan Korban, Pohon di Tengah Jalan Ditebang Petugas Lingkungan Hidup

loading...
Memakan Korban, Pohon di Tengah Jalan Ditebang Petugas Lingkungan Hidup
Setelah memakan korban, pohon di badan Jalan HM Rafii depan Workshop Dinas PU, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalteng ditebang petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rabu (1/11/2017). Foto iNews TV/Sigit D
A+ A-
KOTAWARINGIN BARAT - Setelah memakan korban, akhirnya pohon yang berada di badan Jalan HM Rafii depan Workshop Dinas PU, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng ditebang oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rabu (1/11/2017).

“Saya pas lewat jalan itu pohon sedang dipotong oleh petugas. Bagus lah daripada memakan korban lagi. Meski tidak di tengah jalan, tapi posisinya cukup membahayakan pengguna jalan,” ujar warga Pangkalan Bun, Wawan kepada MNC Media.

Sebelumnya, nahas dialami M Yudha Setyanegara (15) warga Desa Pasir Panjang Permai B-74, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.



Yudha terpaksa dilarikan ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun lantaran mengalami luka serius di bagian muka setelah motor Yamaha Mio Soul miliknya menabrak pohon yang berada di badan Jalan HM Rafii tepatnya di depan workshop Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

“Kejadiannya Jumat malam lalu sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu Yudha izin sama saya dari Perum Beringin Rindang menuju Pangkalan Bun Park. Saya izinkan karena dekat,” ujar ayah Yudha, Arsyad Ute kepada MNC Media, di rumahnya.

Dia mengatakan, saat itu putranya berjalan agak ke pinggir jalan dan kondisi jalan gelap. Usai menabrak, sang putra langsung diantar seseorang pulang ke rumah.

“Diantar orang pulang ke rumah tapi saya malah lupa minta nama dan alamat orang yang menolong. Dia (Yudha) tidak tahu kalau ada pohon yang berada di jalan aspal tersebut. Kecepatan ya sekitar 50 km/jam. Motornya ya rusak parah. Mukanya lebam menghantam batang pohon. Pohon di jalan kok dibiarkan, itu kan berbahaya sekali. Saya kalau mau nuntut bisa saja,” ujarnya.

Dia berharap, Dinas Lingkungan Hidup segera memotong pohon itu, karena itu sangat membahayakan pengguna jalan. “Apalagi gelap jalan di situ, cepat dipotong supaya tidak memakan korban lagi. Anak saya sekarang kondisinya mulai membaik,” tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak