Mencekam! Begini Kesaksian Warga saat Pesawat Super Tucano Bersenggolan dan Jatuh
Kamis, 16 November 2023 - 21:24 WIB
loading...
Kondisi pesawat tempur Super Tucano yang jatuh menabrak Watu Gedek di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Foto/iNews TV/Jaka Samudra
A
A
A
PASURUAN - Warga di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, dikagetkan dengan jatuhnya pesawat tempur Super Tucano. Salah satu pesawat tempur taktis dari Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang tersebut, jatuh menabrak Watu Gedek.
Baca juga: Jadi Korban Tragedi Super Tucano, Kolonel Pnb. Subhan Baru Menuntaskan Misi Kemanusiaan di Gaza
Pesawat tempur taktis bermesin propeler buatan Brazil tersebut, kondisinya hancur berkeping-keping usai menabrak tebing batu di lereng Pegunungan Tengger. Bangkai pesawat berada di dasar jurang sedalam 150 meter.
Kepala Desa Keduwung, Uripani menyebutkan, dari kesaksian warga diketahui ada pesawat yang terbang beriringan. "Tiba-tiba dua pesawat sayapnya bersenggolan, dan muncul percikan api," ungkapnya.
Baca juga: Terjang 3 Bukit dan Jurang, Evakuasi Korban Super Tucano Berlangsung Dramatis
Satu pesawat langsung terjatuh di Watu Gedek, sementara satu pesawat lagi masih terbang berputar-putar di udara, kemudian jatuh di ladang kentang milik warga di wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, dalam kondisi terbakar.
Jatuhnya pesawat tersebut, membuat para petani yang ada di ladang panik. Mereka berupaya menyelamatkan diri menjauhi badan pesawat yang terjatuh dalam kondisi terbakar, karena sempat terjadi ledakan.
![Mencekam! Begini Kesaksian Warga saat Pesawat Super Tucano Bersenggolan dan Jatuh]()
Baca juga: Profil Penerbang di 2 Pesawat Super Tucano yang Jatuh, 1 Raih Seribu Jam Terbang saat Pangkat Mayor
Sementara salah seorang warga Desa Keduwung, Abdul Gofur menyebut, sempat melihat empat pesawat terbang beriringan pada sekitar pukul 09.30 WIB. Pesawat tersebut terbang rendah, dan suaranya meraung-raung.
"Tidak seberapa lama, mendengar kabar kalau ada pesawat jatuh di Watu Gedek. Tadi memang kondisinya memang sangat dekat. Memang di wilayah sini sering dilewati pesawat saat latihan terbang," ungkapnya.
Baca juga: Jadi Korban Tragedi Super Tucano, Kolonel Pnb. Subhan Baru Menuntaskan Misi Kemanusiaan di Gaza
Pesawat tempur taktis bermesin propeler buatan Brazil tersebut, kondisinya hancur berkeping-keping usai menabrak tebing batu di lereng Pegunungan Tengger. Bangkai pesawat berada di dasar jurang sedalam 150 meter.
Kepala Desa Keduwung, Uripani menyebutkan, dari kesaksian warga diketahui ada pesawat yang terbang beriringan. "Tiba-tiba dua pesawat sayapnya bersenggolan, dan muncul percikan api," ungkapnya.
Baca juga: Terjang 3 Bukit dan Jurang, Evakuasi Korban Super Tucano Berlangsung Dramatis
Satu pesawat langsung terjatuh di Watu Gedek, sementara satu pesawat lagi masih terbang berputar-putar di udara, kemudian jatuh di ladang kentang milik warga di wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, dalam kondisi terbakar.
Jatuhnya pesawat tersebut, membuat para petani yang ada di ladang panik. Mereka berupaya menyelamatkan diri menjauhi badan pesawat yang terjatuh dalam kondisi terbakar, karena sempat terjadi ledakan.

Baca juga: Profil Penerbang di 2 Pesawat Super Tucano yang Jatuh, 1 Raih Seribu Jam Terbang saat Pangkat Mayor
Sementara salah seorang warga Desa Keduwung, Abdul Gofur menyebut, sempat melihat empat pesawat terbang beriringan pada sekitar pukul 09.30 WIB. Pesawat tersebut terbang rendah, dan suaranya meraung-raung.
"Tidak seberapa lama, mendengar kabar kalau ada pesawat jatuh di Watu Gedek. Tadi memang kondisinya memang sangat dekat. Memang di wilayah sini sering dilewati pesawat saat latihan terbang," ungkapnya.
(eyt)
Lihat Juga :