Kunjungi Ponpes di Cirebon, Mahfud MD Ingatkan Mahasiswa Tak Terjebak Politik Elektoral dan Praktis
Minggu, 12 November 2023 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
"Saya tidak ada gunanya berkampanye Politik Elektoral atau Praktis, karena saya tidak bisa mengajak para mahasiswa untuk memilih siapa, "katanya, saat memberikan sambutan di depan ratusan mahasiswa.
Ia juga menekankan, bahwa politik elektoral dan praktis tidak diperkenankan dilakukan di lingkungan pendidikan. Seperti halnya di lingkungan kampus. Karena mahasiswa tidak bisa di ajak untuk memilih siapa, biarlah mereka untuk memilih sendiri
"Mahasiswa aktivis kampus saya yakin pasti sudah punya pemandu, yakni akal sehat dan hati nurani untuk memilih siapa. Dan tentu mahasiswa NU akan memilih yang halalan Toyibah, ada yang baik tapi tidak halal dan tidak ikhlas, "katanya.
Sementara itu, Mahfud MD bersama pihak Pesantren Khas Kempek, menjalin Janji Suci untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil dan beradab.
"Janji Suci itu, Barang siapa tokoh tokoh sudah terikat dengan janji janji tertentu atau diberi sesuatu agar memilih calon. Hendaknya itu tidak perlu diikuti oleh anak buahnya, sejauh itu tidak sesuai dengan nilai nilai kebenaran dan keadilan," katanya.
Ia juga menekankan, bahwa politik elektoral dan praktis tidak diperkenankan dilakukan di lingkungan pendidikan. Seperti halnya di lingkungan kampus. Karena mahasiswa tidak bisa di ajak untuk memilih siapa, biarlah mereka untuk memilih sendiri
"Mahasiswa aktivis kampus saya yakin pasti sudah punya pemandu, yakni akal sehat dan hati nurani untuk memilih siapa. Dan tentu mahasiswa NU akan memilih yang halalan Toyibah, ada yang baik tapi tidak halal dan tidak ikhlas, "katanya.
Sementara itu, Mahfud MD bersama pihak Pesantren Khas Kempek, menjalin Janji Suci untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil dan beradab.
"Janji Suci itu, Barang siapa tokoh tokoh sudah terikat dengan janji janji tertentu atau diberi sesuatu agar memilih calon. Hendaknya itu tidak perlu diikuti oleh anak buahnya, sejauh itu tidak sesuai dengan nilai nilai kebenaran dan keadilan," katanya.
(hri)
Lihat Juga :