Jika Warga Tak Disiplin, Semarang Bisa Jadi Episentrum Corona
Kamis, 30 April 2020 - 12:27 WIB
loading...
Ganjar Pranowo menyebut jika masyarakat tidak disiplin maka prediksi bahwa Semarang jadi episentrum COVID-19 bisa terbukti. FOTO /Ilustrasi : SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut tiga daerah yang berpotensi menjadi episentrum baru kasus Corona atau COVID-19 di Indonesia yakni Kota Semarang, Kota Surabaya dan Kota Makassar. Hal itu didasarkan atas tingginya kasus positif di tiga daerah itu.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menanggapi serius pernyataan itu. Menurutnya, prediksi itu bisa saja terjadi kalau masyarakat Kota semarang tidak bisa melakukan pengendalian, tidak bisa disiplin dan tidak bisa tertib.
"Kalau masyarakat tidak disiplin, bukan tidak mungkin Kota Semarang akan benar-benar menjadi episentrum baru seperti yang diberitakan," kata Ganjar, Kamis (30/4/2020).
Peningkatan jumlah kasus positif di Kota Semarang diakui Ganjar cukup tinggi. Pemkot Semarang juga sudah melakukan tindakan tegas dengan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).
"Mudah-mudahan masyarakat bisa mengikuti ketentuan-ketentuan yang telah diterapkan. Kalau tidak, maka potensi Semarang menjadi episentrum baru akan benar-benar terjadi," imbuhnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menanggapi serius pernyataan itu. Menurutnya, prediksi itu bisa saja terjadi kalau masyarakat Kota semarang tidak bisa melakukan pengendalian, tidak bisa disiplin dan tidak bisa tertib.
"Kalau masyarakat tidak disiplin, bukan tidak mungkin Kota Semarang akan benar-benar menjadi episentrum baru seperti yang diberitakan," kata Ganjar, Kamis (30/4/2020).
Peningkatan jumlah kasus positif di Kota Semarang diakui Ganjar cukup tinggi. Pemkot Semarang juga sudah melakukan tindakan tegas dengan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).
"Mudah-mudahan masyarakat bisa mengikuti ketentuan-ketentuan yang telah diterapkan. Kalau tidak, maka potensi Semarang menjadi episentrum baru akan benar-benar terjadi," imbuhnya.
Lihat Juga :