Predikat Jakarta Kota Ramah Sepeda Dicabut, Heru Budi: Kan Perlu Dievaluasi

Rabu, 08 November 2023 - 19:43 WIB
loading...
Predikat Jakarta Kota...
Komunitas B2W mencabut predikat Jakarta sebagai Kota Ramah Sepeda dikarenakan Pemprov DKI Jakarta kini dianggap tidak konsisten. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Komunitas Bike to Work (B2W) mencabut predikat Jakarta sebagai Kota Ramah Sepeda. Pencabutan itu dikarenakan Pemprov DKI Jakarta kini dianggap tidak konsisten membangun jalur sepeda .

Menanggapi hal itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan tidak ada penghentian pembangunan fasilits bagi pesepeda.

Heru mengaku sudah menyerahkan perihal kebijakan jalur sepeda kepada Dinas Perhubungan. Kondisi saat ini hanya sedang dievaluasi.

"Iya dong, kan perlu dievaluasi. Semua boleh dibangun," ujar Heru, Rabu (8/11/2023).

Soal kemungkinan jalur sepeda akan ditambah di Jakarta, Heru menegaskan bisa saja selama dibutuhkan warga."Ya tambah kalau warga minta. Emang ada yang melarang?" tandasnya.

Baca Juga: 2023, Pembangunan Jalur Sepeda di Jakarta Dianggarkan Rp7,5 Miliar

Sebelumnya, Komunitas B2W Indonesia mencabut predikat Kota Ramah Sepeda untuk wilayah DKI Jakarta yang diberikan sejak taun 2021.

Ketua Umum B2W Indonesia Fahmi Saimima mengatakan pencabutan predikat tersebut dikarenakan Pemprov DKI Jakarta sudah tidak konsisten dalam pembangunan fasilitas untuk keamanan dan keselamatan pesepeda.

DKI Bangun 13,11 Km Jalur Sepeda

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut tahun ini Pemprov sudah membangun 13,11 kilometer (km) jalur sepeda .

"Komitmen dukungan penyediaan lajur sepeda tetap dilanjutkan secara masif oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Syafrin.

Pada tahun 2023 ini, kata Syafrin, telah dilakukan dukungan terhadap penyediaan lajur sepeda dengan melakukan pembangunan serta pemeliharaan terhadap lajur sepeda.

"Pembangunan lajur sepeda Tahun 2023 dibangun sepanjang 13,11 km yang berada pada 3 Kawasan yang meliputi kawasan Blok M, kawasan Barito, dan kawasan Tebet," ungkapnya.

Bahkan, lanjut dia, pembangunan lajur sepeda sebagai first mile dan last mile telah menjangkau layanan rute angkutan umum massal dan simpul transportasi, yaitu halte Transjakarta, stasiun MRT Jakarta, stasiun LRT Jabodebek, stasiun KRL, dan terminal bus.

"Dengan adanya pembangunan lajur sepeda baru tersebut, total jaringan lajur sepeda yang telah terbangun oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dari tahun 2012 sampai dengan 2023 sepanjang 314,196 km," pungkas Syafrin.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Sejarah, Jakarta...
Cetak Sejarah, Jakarta Pro Cycling Team Kuasai Tour de Algerie 2026
GFNY Belitung 2026,...
GFNY Belitung 2026, Group Ride Jakarta 1 Galang Kebersamaan Komunitas Pesepeda
Warna Baru, Semangat...
Warna Baru, Semangat Baru: TSG Siap Dominasi Panggung Balap Asia 2026
Rekomendasi
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Berita Terkini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved