Dinkes DKI: Surveilans Kasus Cacar Monyet Minimal hingga 24 November 2023
Senin, 06 November 2023 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Ngabila menyebutkan tidak ada penambahan kasus cacar monyet di Jakarta dalam dua hari terakhir. Ia berharapan agar kasus cacar monyet ini tidak meluas ke daerah lain di luar Jakarta.
Sebagaimana diketahui, pasien positif cacar monyet di DKI Jakarta merupakan laki-laki usia produktif antara 25-50 tahun.
Meskipun sumber penyakit awalnya berasal dari luar negeri, namun hasil penelusuran Kementerian Kesehatan RI diketahui pasien juga merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi biseksual.
Penderita cacar monyet pada umumnya memiliki faktor perilaku seks berisiko (homo seksual dan seks bebas) dengan ciri-ciri muncul lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan.
Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.
Sebagaimana diketahui, pasien positif cacar monyet di DKI Jakarta merupakan laki-laki usia produktif antara 25-50 tahun.
Meskipun sumber penyakit awalnya berasal dari luar negeri, namun hasil penelusuran Kementerian Kesehatan RI diketahui pasien juga merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi biseksual.
Penderita cacar monyet pada umumnya memiliki faktor perilaku seks berisiko (homo seksual dan seks bebas) dengan ciri-ciri muncul lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan.
Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.
(thm)
Lihat Juga :