Kunjungi Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang, Sandiaga Dorong Santripreneur Berbasis Digital
Sabtu, 04 November 2023 - 14:05 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno melihat produk-produk para santri saat kunjungan di Ponpes Fadhlul Fadhlan Semarang, Sabtu (4/11/2023). Foto/MPI/Eka Setiawan
A
A
A
SEMARANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para santri untuk mau berwirausaha (santripreneur) sekaligus mengembangkannya berbasis digital.
“Santripreneur jadi satu program di Kemenparekraf yang menjadi andalan kita dan akan kita tingkatkan ke depan,” ungkap Sandiaga Uno di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (4/11/2023).
Sandiaga Uno menjelaskan, hal itu potensial digarap mengingat saat ini ada sekira 5juta santri yang tersebar di 28ribu pesantren di Indonesia. Namun, belum semuanya mau menjadi santripreneur.
Baca Juga: Gagal Jadi Cawapres, Sandiaga Uno Tetap Berjuang Menangkan Ganjar-Mahfud
Padahal, sebut Sandi, saat ini infrastruktur digital di Indonesia sudah baik dan akan terus ditingkatkan. Secara data lebih dari 133 persen populasi di Indonesia sudah menggunakan perangkat telekomunikasi berbasis digital.
Artinya, total populasi di Indonesia sebesar 277,7juta sementara gadget handphone yang beredar di Indonesia mencapai angka 370,1juta atau sebesar 133,3persen dari populasi.
“Inovasi adalah landasan para santri, orientasinya menciptakan lapangan kerja bukan cari kerja. Inovasi dan adaptasi ini harus dilengkapi dengan kolaborasi. Ada 10 produk santripreneur (berbasis digital) yang luar biasa,” sambungnya.
“Santripreneur jadi satu program di Kemenparekraf yang menjadi andalan kita dan akan kita tingkatkan ke depan,” ungkap Sandiaga Uno di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Sabtu (4/11/2023).
Sandiaga Uno menjelaskan, hal itu potensial digarap mengingat saat ini ada sekira 5juta santri yang tersebar di 28ribu pesantren di Indonesia. Namun, belum semuanya mau menjadi santripreneur.
Baca Juga: Gagal Jadi Cawapres, Sandiaga Uno Tetap Berjuang Menangkan Ganjar-Mahfud
Padahal, sebut Sandi, saat ini infrastruktur digital di Indonesia sudah baik dan akan terus ditingkatkan. Secara data lebih dari 133 persen populasi di Indonesia sudah menggunakan perangkat telekomunikasi berbasis digital.
Artinya, total populasi di Indonesia sebesar 277,7juta sementara gadget handphone yang beredar di Indonesia mencapai angka 370,1juta atau sebesar 133,3persen dari populasi.
“Inovasi adalah landasan para santri, orientasinya menciptakan lapangan kerja bukan cari kerja. Inovasi dan adaptasi ini harus dilengkapi dengan kolaborasi. Ada 10 produk santripreneur (berbasis digital) yang luar biasa,” sambungnya.
Lihat Juga :