Viral Video Badai Pasir Terjang Kota Batu, Ini Penjelasan BPBD
Selasa, 17 Oktober 2023 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
"Enggak tiap hari, hari Minggu kalau enggak salah, kemarin enggak termasuk aman, sekarang angin kencang lagi enggak setiap hari, jadi memang tergantung cuacanya, enggak terus-terusan kondisinya," kata Doddy.
Soal debu yang berterbangan, berasal dari tanah pertanian kentang yang terbawa angin. Sebab, kondisi pertanian yang ada masih belum memasuki masa tanam. Meski begitu, debu yang berterbangan tidak sampai ke pusat Kota Batu.
"Di sana kan kalau musim kemarau istilahnya pengolahan tanah, jadi tanahnya belum ditanami, akhirnya tanahnya kebawa angin, pertanian kentang, tanahnya masih terbuka, di sana musim kemarau ya tanahnya kebawa angin," katanya.
Akibat kencang itu sendiri dikatakan Doddy, setidaknya ada dua pohon tumbang, yakni pohon cemara angin berdiameter 50 sentimeter dan tinggi 25 meter, serta satu pohon kukruk dengan diameter 20 sentimeter dan tinggi 15 meter roboh menimpa bangunan rumah dan warung milik Sri Wahyudi di Jalan Raya Cangar - Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
"Tidak ada korban luka, atau korban jiwa dalam peristiwa ini. Tim sudah melakukan penanganan evakuasi pohon dan bangunan yang rusak," ujarnya.
Dia menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker guna menghindari penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA). Namun, pihaknya belum menerima laporan adanya warga Sumberbrantas yang terkena ISPA. Selain itu, ia juga menghimbau kepada warga untuk menghindari berhenti di bawah pohon yang rawan tumbang.
Soal debu yang berterbangan, berasal dari tanah pertanian kentang yang terbawa angin. Sebab, kondisi pertanian yang ada masih belum memasuki masa tanam. Meski begitu, debu yang berterbangan tidak sampai ke pusat Kota Batu.
"Di sana kan kalau musim kemarau istilahnya pengolahan tanah, jadi tanahnya belum ditanami, akhirnya tanahnya kebawa angin, pertanian kentang, tanahnya masih terbuka, di sana musim kemarau ya tanahnya kebawa angin," katanya.
Akibat kencang itu sendiri dikatakan Doddy, setidaknya ada dua pohon tumbang, yakni pohon cemara angin berdiameter 50 sentimeter dan tinggi 25 meter, serta satu pohon kukruk dengan diameter 20 sentimeter dan tinggi 15 meter roboh menimpa bangunan rumah dan warung milik Sri Wahyudi di Jalan Raya Cangar - Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
"Tidak ada korban luka, atau korban jiwa dalam peristiwa ini. Tim sudah melakukan penanganan evakuasi pohon dan bangunan yang rusak," ujarnya.
Dia menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker guna menghindari penyakit Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA). Namun, pihaknya belum menerima laporan adanya warga Sumberbrantas yang terkena ISPA. Selain itu, ia juga menghimbau kepada warga untuk menghindari berhenti di bawah pohon yang rawan tumbang.
Lihat Juga :