2 Pedagang Terpapar COVID-19, Pasar Sentral Pinrang Disemprot Disinfektan
Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:14 WIB
loading...
Bupati Pinrang Irwan Hamid memantau langsung penyemprotan disinfektan di Pasar Sentral Pinrang. Foto/Istimewa
A
A
A
PINRANG - Bupati Pinrang, Irwan Hamid, turun langsung memantau penyemprotan disinfektan di Pasar Sentral Pinrang, Selasa (4/8/2020). Langkah cepat tanggap itu dilakukan pemerintah daerah menyusul adanya dua pedagang pasar setempat yang terpapar COVID-19 .
Dua pedagang Pasar Sentral Pinrang yang dinyatakan positif virus corona, masing-masing berinisial N (50) dan B (56). Pemerintah tidak hanya melakukan disinfeksi di pasar sejak Senin kemarin, tapi juga melakukan penyemprotan disinfektan di rumah kedua warganya yang terpapar COVID-19 itu.
Selain itu, Satgas COVID-19 Pinrang juga melakukan rapid test kepada warga yang mempunyai riwayat kontak langsung dengan kedua pasien positif virus corona tersebut.
Baca Juga: 36 Daerah Beralih ke Zona Risiko Rendah COVID-19, Salah Satunya Pinrang
Bupati Irwan pada kesempatan itu kembali mengingatkan agar disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19, seperti memakai masker setiap beraktivitas, jaga jarak dan rajin cuci tangan menggunakan sabun.
Ia juga menyampaikan bahwa salah satu kunci utama untuk menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
Sementara itu Kadisperindag Pinrang, Andi Hartono Mekka, mengemukakan hingga saat ini, belum ada kebijakan terkait penutupan pasar oleh pihaknya. "Kami menginteskan imbauan, agar para pedagang maupun pengunjung pasar tidak menyalahi protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran corona," ucapnya.
Ibu Hamil Positif COVID-19
Di Kota Parepare, seorang ibu hamil yang terkonfirmasi positif virus corona berhasil menjalani operasi sesar yang dilakukan tim medis RSUD Andi Makkasau. Bayi yang dilahirkan dinyatakan negatif corona.
Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Andi Makkasau, Ibrahim Kasim, mengatakan pasien positif corona tersebut merupakan warga asal Kabupaten Lutra yang sebelumnya hendak dirujuk ke Makassar.
"Namun, karena dikhawatirkan akan membahayakan ibu dan bayi, berdasarkan komunikasi antara bidan pengantar dan dokter, maka yang bersangkutan akhirnya langsung kita tangani melalui operasi sesar," papar Ibrahim.
Baca Juga: Gugus Tugas COVID-19 Pinrang Gencarkan Sosialisasi Penggunaan Masker
Kondisi ibu dan bayi, kata Ibrahim lagi, sejauh ini stabil. Pasien menjalani perawatan terpisah di kamar isolasi khusus pasien COVID-19, sementara bayinya menjalani perawatan di ruang NICU.
Sementara Nurhadimar Aslan, dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan RSUD Andi Makkasau, yang menangani pasien mengaku sempat cemas dan waswas, sebelum proses operasi berjalan. "Ada perasaan waswas campur sedih, dan bahagia saat ibu dan anak, bisa selamat," tandasnya.
Dua pedagang Pasar Sentral Pinrang yang dinyatakan positif virus corona, masing-masing berinisial N (50) dan B (56). Pemerintah tidak hanya melakukan disinfeksi di pasar sejak Senin kemarin, tapi juga melakukan penyemprotan disinfektan di rumah kedua warganya yang terpapar COVID-19 itu.
Selain itu, Satgas COVID-19 Pinrang juga melakukan rapid test kepada warga yang mempunyai riwayat kontak langsung dengan kedua pasien positif virus corona tersebut.
Baca Juga: 36 Daerah Beralih ke Zona Risiko Rendah COVID-19, Salah Satunya Pinrang
Bupati Irwan pada kesempatan itu kembali mengingatkan agar disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19, seperti memakai masker setiap beraktivitas, jaga jarak dan rajin cuci tangan menggunakan sabun.
Ia juga menyampaikan bahwa salah satu kunci utama untuk menekan penyebaran COVID-19 adalah kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
Sementara itu Kadisperindag Pinrang, Andi Hartono Mekka, mengemukakan hingga saat ini, belum ada kebijakan terkait penutupan pasar oleh pihaknya. "Kami menginteskan imbauan, agar para pedagang maupun pengunjung pasar tidak menyalahi protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran corona," ucapnya.
Ibu Hamil Positif COVID-19
Di Kota Parepare, seorang ibu hamil yang terkonfirmasi positif virus corona berhasil menjalani operasi sesar yang dilakukan tim medis RSUD Andi Makkasau. Bayi yang dilahirkan dinyatakan negatif corona.
Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Andi Makkasau, Ibrahim Kasim, mengatakan pasien positif corona tersebut merupakan warga asal Kabupaten Lutra yang sebelumnya hendak dirujuk ke Makassar.
"Namun, karena dikhawatirkan akan membahayakan ibu dan bayi, berdasarkan komunikasi antara bidan pengantar dan dokter, maka yang bersangkutan akhirnya langsung kita tangani melalui operasi sesar," papar Ibrahim.
Baca Juga: Gugus Tugas COVID-19 Pinrang Gencarkan Sosialisasi Penggunaan Masker
Kondisi ibu dan bayi, kata Ibrahim lagi, sejauh ini stabil. Pasien menjalani perawatan terpisah di kamar isolasi khusus pasien COVID-19, sementara bayinya menjalani perawatan di ruang NICU.
Sementara Nurhadimar Aslan, dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan RSUD Andi Makkasau, yang menangani pasien mengaku sempat cemas dan waswas, sebelum proses operasi berjalan. "Ada perasaan waswas campur sedih, dan bahagia saat ibu dan anak, bisa selamat," tandasnya.
(tri)
Lihat Juga :