Isi Kuliah Umum di Universitas Maranatha Bandung, Ganjar Pesan Mahasiswa Tidak Menikah Dini
Rabu, 11 Oktober 2023 - 16:21 WIB
loading...
Bacapres 2024, Ganjar Pranowo saat mengisi kuliah umum di Universitas Kristen Maranatha, Kota Bandung, Rabu (11/10/2024). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Bakal calon presiden (Bacapres) 2024, Ganjar Pranowo kembali mengisi kuliah umum di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Rabu (11/10/2023). Sebelumnya, Ganjar menjadi pemateri di Universitas Parahyangan (Unpar).
Dalam kuliah umum bertajuk "Kepemimpinan Transformasional yang Menyejahterakan Wong Cilik" ini, Ganjar mengingatkan ribuan mahasiswa Maranatha untuk tidak menikah dini agar dapat melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya.
"Pemerintah itu mengurus masyarakat dari bayi, tumbuh dewasa, hingga kematian ke liang lahat. Maka jangan menikah dini, sekali lagi jangan menikah dini karena ada harapan bagi pendidikan dan kehidupan bagi anaknya ke depan," kata Ganjar.
Baca Juga: Bangga dan Kagum, Ganjar Ajak 4 Mahasiswa Unpar Jadi Tim Sukses Pemilu 2024
Bacapres Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ganjar Pranowo itu menilai, secara fisik, perempuan muda Indonesia belum siap untuk melangsungkan pernikahan muda.
"Jangan menikah dini karena belum siap secara fisik untuk hamil. Maka setiap kali ada pernikahan dini, problemnya ada di perempuan. Lahirnya komplikasi, memastikan ibunya terselamatkan, dan lain-lain," tuturnya.
Dalam kuliah umum bertajuk "Kepemimpinan Transformasional yang Menyejahterakan Wong Cilik" ini, Ganjar mengingatkan ribuan mahasiswa Maranatha untuk tidak menikah dini agar dapat melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya.
"Pemerintah itu mengurus masyarakat dari bayi, tumbuh dewasa, hingga kematian ke liang lahat. Maka jangan menikah dini, sekali lagi jangan menikah dini karena ada harapan bagi pendidikan dan kehidupan bagi anaknya ke depan," kata Ganjar.
Baca Juga: Bangga dan Kagum, Ganjar Ajak 4 Mahasiswa Unpar Jadi Tim Sukses Pemilu 2024
Bacapres Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ganjar Pranowo itu menilai, secara fisik, perempuan muda Indonesia belum siap untuk melangsungkan pernikahan muda.
"Jangan menikah dini karena belum siap secara fisik untuk hamil. Maka setiap kali ada pernikahan dini, problemnya ada di perempuan. Lahirnya komplikasi, memastikan ibunya terselamatkan, dan lain-lain," tuturnya.
Lihat Juga :