Rayakan HUT ke-9, Perindo Nias Santuni Nenek Lumpuh yang Tinggal Bersama 4 Cucu
Senin, 09 Oktober 2023 - 13:26 WIB
loading...
Partai Perindo memberikan santunan kepada nenek dan empat anak yatim di Desa Saitagaramba, Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias. Foto/Jonirman Tafonao
A
A
A
NIAS - Perayaan HUT ke-9 Partai Perindo di Kabupaten Nias penuh hikmah. Pasalnya, kader Partai Perindo memberikan santunan kepada seorang nenek dan empat anak yatim di Desa Saitagaramba, Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias.
Partai berlambang rajawali mengembangkan sayap dan bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu, turut prihatin terhadap keberlangsungan nenek dalam kondisi lumpuh dan tinggal bersama empat anak yatim piatu.
Betapa menyayat hati, keempat anak itu hidup tanpa kedua orang tua setelah ayah mereka meninggal dunia dua tahun yang lalu dan sang ibu pergi menikah dengan pria lain. Sehingga nenek janda bernama Buluami Gulo menjadi beban keempat cucunya yang masih bocah.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-9, Perindo Nias Ajak Kader Turun Perhatikan Masyarakat
Empat anak yatim piatu itu pun hidupnya berubah drastis, dahalu semuanya bersekolah namun sejak kejadian yang menimpa mereka berubah 180 derejat. Dua orang di antaranya, anak sulung dan bungsu berhenti sekolah akibat tidak ada yang membiayai.
Lebih mirisnya, adik mereka yang paling bungsu berumur 10 tahun memilih bekerja demi menghasilkan uang untuk kebutuhan sekolah para kedua kakaknya, hal serupa juga dilakukan kakak tertua mereka.
Wakil Ketua Partai Perindo Kabupten Nias Obiwan S. Ndruru mengatakan bahwa Partai Perindo mengunjungi warga yang kurang mampu serta memberikan sembako untuk sedikit meringankan beban mereka.
Partai berlambang rajawali mengembangkan sayap dan bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu, turut prihatin terhadap keberlangsungan nenek dalam kondisi lumpuh dan tinggal bersama empat anak yatim piatu.
Betapa menyayat hati, keempat anak itu hidup tanpa kedua orang tua setelah ayah mereka meninggal dunia dua tahun yang lalu dan sang ibu pergi menikah dengan pria lain. Sehingga nenek janda bernama Buluami Gulo menjadi beban keempat cucunya yang masih bocah.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-9, Perindo Nias Ajak Kader Turun Perhatikan Masyarakat
Empat anak yatim piatu itu pun hidupnya berubah drastis, dahalu semuanya bersekolah namun sejak kejadian yang menimpa mereka berubah 180 derejat. Dua orang di antaranya, anak sulung dan bungsu berhenti sekolah akibat tidak ada yang membiayai.
Lebih mirisnya, adik mereka yang paling bungsu berumur 10 tahun memilih bekerja demi menghasilkan uang untuk kebutuhan sekolah para kedua kakaknya, hal serupa juga dilakukan kakak tertua mereka.
Wakil Ketua Partai Perindo Kabupten Nias Obiwan S. Ndruru mengatakan bahwa Partai Perindo mengunjungi warga yang kurang mampu serta memberikan sembako untuk sedikit meringankan beban mereka.
Lihat Juga :