Dini Sera Afrianti Korban Tewas Penganiayaan oleh Anak Anggota DPR Dimakamkan di Sukabumi
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 19:33 WIB
loading...
Jenazah Dini Sera Afrianti (27) korban penganiayaan hingga tewas usai dugem yang diduga dilakukan oleh pacarnya di Surabaya dikebumikan di Sukabumi. Foto/iNews TV/Hari Tambayong
A
A
A
SUKABUMI - Jenazah Dini Sera Afrianti alias Andini (27) korban penganiayaan hingga tewas usai dugem yang diduga dilakukan oleh pacarnya di Surabaya dikebumikan di Sukabumi, Jawa Barat. Jenazah tiba di Kampung Gunungguruh Girang, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Sukabumi.
Ketua RT di Kampung Gunungguruh Girang, A Saepudin mengatakan, mobil ambulans pengantar jenazah dari Surabaya tiba di rumah duka sekira pukul 04.00 WIB. Awalnya ia tidak mengetahui kejadian yang menimpa kepada salah satu warganya tersebut.
Baca juga: Anak Anggota DPR Tersangka Penganiayaan Wanita Muda hingga Tewas usai Dugem
"Jenazah sudah sampai di rumah keluarga korban tiba jam 04.00 subuh. Dimakamkan di TPU Babakan, jaraknya ada 300 meter dari rumah duka," ujar Saepudin saat menjawab pertanyaan wartawan di sekitar rumah duka, Jumat (6/10/2023).
Lebih lanjut Saepudin mengatakan, sudah hampir 12 tahun dirinya tidak bertemu dengan korban. Seingatnya, terakhir melihatnya, pada saat itu korban masih duduk di bangku sekolah.
Dirinya tidak menyangka Dini kembali dalam keadaan sudah terbujur kaku.
Ketua RT di Kampung Gunungguruh Girang, A Saepudin mengatakan, mobil ambulans pengantar jenazah dari Surabaya tiba di rumah duka sekira pukul 04.00 WIB. Awalnya ia tidak mengetahui kejadian yang menimpa kepada salah satu warganya tersebut.
Baca juga: Anak Anggota DPR Tersangka Penganiayaan Wanita Muda hingga Tewas usai Dugem
"Jenazah sudah sampai di rumah keluarga korban tiba jam 04.00 subuh. Dimakamkan di TPU Babakan, jaraknya ada 300 meter dari rumah duka," ujar Saepudin saat menjawab pertanyaan wartawan di sekitar rumah duka, Jumat (6/10/2023).
Lebih lanjut Saepudin mengatakan, sudah hampir 12 tahun dirinya tidak bertemu dengan korban. Seingatnya, terakhir melihatnya, pada saat itu korban masih duduk di bangku sekolah.
Dirinya tidak menyangka Dini kembali dalam keadaan sudah terbujur kaku.
Lihat Juga :