Apes! Pedagang Wedang Jahe Rempah di Semarang Kena Tipu Modus Salah Transfer
Jum'at, 06 Oktober 2023 - 14:09 WIB
loading...
Nanung pedagang wedang jahe rempah depan Kantor PWI Jateng, menunjukkan bukti penipuan yang menimpanya. Foto/MPI/Eka Setiawan
A
A
A
SEMARANG - Seorang pedagang wedangan jahe rempah di Semarang, Emanuel Setyo Nugroho menjadi korban penipuan . Modusnya, seseorang yang mengaku pesan wedangan dalam jumlah banyak, salah transfer ke korban.
Nanung sapaan korban mengatakan pada Sabtu (30/9/2023) ada seseorang menghubunginya via telepon. Orang di balik telepon itu mengaku pelanggan warung wedangannya, memesan 100 bungkus jahe rempah.
Warung wedangan milik Nanung, bernama Liputan Café, sebuah warung tenda di depan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng, Jalan Tri Lomba Juang, Kota Semarang, seberang GOR Tri Lomba Juang.
Baca Juga: Waspada! Jurnalis Okezone Nyaris Menjadi Korban Penipuan Modus Salah Transfer Pembayaran PBB
Warung itu biasa untuk nongkrong awak media ketika sore atau malam hari, sesuai jam buka warungnya. “Menghubunginya siang, saya bilang jam 7 malam ya bisa diambil (pesanan jahe),” cerita Nanung, Kamis (5/10/2023) malam.
Nanung dan si pemesan yang mengaku bernama Fauzi itu berkomunikasi lewat WhatsApp. Nanung mengatakan total yang harus dibayar Rp1 juta. Si pemesan kemudian mengirimkan bukti transfer mobile banking via Whatsap.
Nanung sapaan korban mengatakan pada Sabtu (30/9/2023) ada seseorang menghubunginya via telepon. Orang di balik telepon itu mengaku pelanggan warung wedangannya, memesan 100 bungkus jahe rempah.
Warung wedangan milik Nanung, bernama Liputan Café, sebuah warung tenda di depan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng, Jalan Tri Lomba Juang, Kota Semarang, seberang GOR Tri Lomba Juang.
Baca Juga: Waspada! Jurnalis Okezone Nyaris Menjadi Korban Penipuan Modus Salah Transfer Pembayaran PBB
Warung itu biasa untuk nongkrong awak media ketika sore atau malam hari, sesuai jam buka warungnya. “Menghubunginya siang, saya bilang jam 7 malam ya bisa diambil (pesanan jahe),” cerita Nanung, Kamis (5/10/2023) malam.
Nanung dan si pemesan yang mengaku bernama Fauzi itu berkomunikasi lewat WhatsApp. Nanung mengatakan total yang harus dibayar Rp1 juta. Si pemesan kemudian mengirimkan bukti transfer mobile banking via Whatsap.
Lihat Juga :