Duel dengan Teman, Andri Meregang Nyawa di Bantaran Sungai Cidurian
Senin, 03 Agustus 2020 - 16:18 WIB
loading...
Andri Rahman (27) warga Cibiru Wetan, Cilenyi, Kabupaten Bandung, tewas usai duel dengan Rohen di bantaran Sungai Cidurian, Antapani Kidul, Kota Bandung, Jabar. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.dok
A
A
A
BANDUNG - Andri Rahman (27), warga Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, tewas di bantaran Sungai Cidurian RW 17, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung pada Minggu (3/8/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.
Namun peristiwa tewasnya korban Andri baru dilaporkan oleh keluarga sekitar pukul 23.15 WIB. Andri Rahman merupakan korban penganiayaan hingga tak bernyawa yang dilakukan Roheng. Terdapat beberapa luka akibat kekerasan di tubuh korban. (Baca juga: Eks Lokalisasi Km 12 Buka Lagi, 27 Pria Hidung Belang dan PSK Diamankan)
Kasubbag Humas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustikaningsih mengatakan, berdasarkan penyidikan Unit Reskrim Polsek Antapani, kronologi kejadi berawal pada Minggu (2/8/2020) sekitar pukul 02.00 WIB di bantaran Sungai Cidurian depan rumah saksi Didit Saefudin (27). Korban Andri bersama tiga orang lain, Firdy Suryalahlga (22), Puggi Dewantoro (23), dan Iwan (23) sedang melakukan bakar-bakaran daging kurban. (Baca juga: Kerusakan Hebat di Bolsel, Bantuan Terpaksa Disalurkan lewat Laut)
"Tak berapa lama, datang dua orang berkendaraan bermotor ikut gabung, yaitu Audi dan Roheng. Tiba-tiba terjadi perkelahian antara korban Andri dengan Roheng. Sedangkan yang lain berusaha memisahkan perkelahian tersebut," kata Rahayu, Senin (3/8/2020).
Namun, ujar Rahayu, antara korban Andri dengan Roheng terus berkelahi sampai batas pagar patah dan keduanya terjatuh ke dalam Sungai Cidurian. Kemudian, saksi Didit turun ke sungai untuk memisahkan.
Namun peristiwa tewasnya korban Andri baru dilaporkan oleh keluarga sekitar pukul 23.15 WIB. Andri Rahman merupakan korban penganiayaan hingga tak bernyawa yang dilakukan Roheng. Terdapat beberapa luka akibat kekerasan di tubuh korban. (Baca juga: Eks Lokalisasi Km 12 Buka Lagi, 27 Pria Hidung Belang dan PSK Diamankan)
Kasubbag Humas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustikaningsih mengatakan, berdasarkan penyidikan Unit Reskrim Polsek Antapani, kronologi kejadi berawal pada Minggu (2/8/2020) sekitar pukul 02.00 WIB di bantaran Sungai Cidurian depan rumah saksi Didit Saefudin (27). Korban Andri bersama tiga orang lain, Firdy Suryalahlga (22), Puggi Dewantoro (23), dan Iwan (23) sedang melakukan bakar-bakaran daging kurban. (Baca juga: Kerusakan Hebat di Bolsel, Bantuan Terpaksa Disalurkan lewat Laut)
"Tak berapa lama, datang dua orang berkendaraan bermotor ikut gabung, yaitu Audi dan Roheng. Tiba-tiba terjadi perkelahian antara korban Andri dengan Roheng. Sedangkan yang lain berusaha memisahkan perkelahian tersebut," kata Rahayu, Senin (3/8/2020).
Namun, ujar Rahayu, antara korban Andri dengan Roheng terus berkelahi sampai batas pagar patah dan keduanya terjatuh ke dalam Sungai Cidurian. Kemudian, saksi Didit turun ke sungai untuk memisahkan.
Lihat Juga :