Alasan Sopir Pikap Parade Sound System Maut di Malang Jadi Tersangka
Selasa, 26 September 2023 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
”Saat di tempat kejadian ini situasi cahaya di jalan sangat kurang, gelap, dan jalannya juga menurun. Ini murni kelalaian, Karena pada saat kejadian pun waktu kendaraan melaju ini panik sehingga tidak memanfaatkan rem,” bebernya.
Baca Juga: 8 Fakta Parade Sound System Maut di Malang, Nomor 6 Cukup Ironi
Hasil pemeriksaan sopir dipastikan tak ada kandungan bahan-bahan terlarang, termasuk minuman keras (miras) atau zat narkotika lainnya. Hal ini juga didasarkan kepada keterangan sejumlah saksi yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
”Tidak (mengonsumsi obat-obatan terlarang dan miras) kami sudah cek pada saat itu langsung tes urine tes amfetamin, tidak mengandung alkohol maupun narkoba. Ini murni kelalaian,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi di kegiatan karnaval Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, pada Minggu malam (24/9/2023). Kecelakaan diakibatkan mobil pickup bermuatan konsumsi peserta karnaval yang hilang kendali dan menabrak beberapa peserta di depannya.
Akibatnya satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan enam orang lainnya mengalami luka-luka dan dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Baca Juga: 8 Fakta Parade Sound System Maut di Malang, Nomor 6 Cukup Ironi
Hasil pemeriksaan sopir dipastikan tak ada kandungan bahan-bahan terlarang, termasuk minuman keras (miras) atau zat narkotika lainnya. Hal ini juga didasarkan kepada keterangan sejumlah saksi yang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
”Tidak (mengonsumsi obat-obatan terlarang dan miras) kami sudah cek pada saat itu langsung tes urine tes amfetamin, tidak mengandung alkohol maupun narkoba. Ini murni kelalaian,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi di kegiatan karnaval Desa Kedungrejo, Kecamatan Pakis, pada Minggu malam (24/9/2023). Kecelakaan diakibatkan mobil pickup bermuatan konsumsi peserta karnaval yang hilang kendali dan menabrak beberapa peserta di depannya.
Akibatnya satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan enam orang lainnya mengalami luka-luka dan dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Lihat Juga :