Di Tengah Pandemi, Pemakaman Al Azhar Tingkatkan Jumlah Kurban
Senin, 03 Agustus 2020 - 08:05 WIB
loading...
Pengurus pemakaman Islam Al Azhar turut melaksanakan ibadah kurban pada Idul Adha 1441 H. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam rangka wujud rasa syukur sekaligus bentuk ketaatan perusahaan dalam menjalankan perintah Allah, pemakaman Islam Al Azhar turut melaksanakan ibadah kurban pada Idul Adha 1441 H. Dengan mengangkat tema "Meneladani Keikhlasan Memupuk Kebersamaan", pelaksanaan kurban dipimpin langsung oleh Direktur Utama AMG Nugroho Adiwiwoho di Teluk Jambe, Karawang, Minggu 2 Agustus 2020 dengan mematuhi standar protokol Covid-19.
Total penyerahan hewan kurban tahun ini meningkat sebanyak 56 domba dan 3 sapi yang berasal dari penyisihan dana perusahaan. Seluruh hasil kurban tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat sekitar Teluk Jambe.
Nugroho menjelaskan, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, maka jumlah hewan kurban yang diserahkan pada tahun ini meningkat untuk memperluas sebaran penerima.
"Dampak pandemi Covid sangat berpengaruh bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang termasuk pada golongan ekonomi menengah ke bawah. Penambahan jumlah kurban tahun ini sekaligus merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar, khususnya yang terdampak Covid," ungkap Nugroho dalam keterangannya, Senin (3/8/2020).
Dia juga mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan dijalankannya protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Beberapa aturan yang diterapkan di antaranya menghindari kepadatan di lokasi, menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, penerapan jaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki area pengambilan hewan kurban.
Total penyerahan hewan kurban tahun ini meningkat sebanyak 56 domba dan 3 sapi yang berasal dari penyisihan dana perusahaan. Seluruh hasil kurban tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat sekitar Teluk Jambe.
Nugroho menjelaskan, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, maka jumlah hewan kurban yang diserahkan pada tahun ini meningkat untuk memperluas sebaran penerima.
"Dampak pandemi Covid sangat berpengaruh bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang termasuk pada golongan ekonomi menengah ke bawah. Penambahan jumlah kurban tahun ini sekaligus merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar, khususnya yang terdampak Covid," ungkap Nugroho dalam keterangannya, Senin (3/8/2020).
Dia juga mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan dijalankannya protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Beberapa aturan yang diterapkan di antaranya menghindari kepadatan di lokasi, menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, penerapan jaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki area pengambilan hewan kurban.
Lihat Juga :