Jangan Salah! Ini Perbedaan LRT Jakarta, Jabodebek, dan Palembang
Minggu, 24 September 2023 - 12:10 WIB
loading...
A
A
A
Untuk pembelian tiket LRT Jabodebek menggunakan sistem nontunai atau cashless. Penumpang dapat menggunakan kartu elektronik (e-money) atau dompet digital. Tidak perlu khawatir jika kehabisan saldo karena disediakan Ticket Vending Machine untuk top up e-money.
LRT Palembang memiliki nilai investasi sebesar Rp12,5 triliun. Kementerian Perhubungan selaku penanggung jawab proyek mengoperasikan moda transportasi tersebut pada 2018.
![Jangan Salah! Ini Perbedaan LRT Jakarta, Jabodebek, dan Palembang]()
Jalur LRT Palembang memiliki panjang 23,4 km, dengan sebagian besar merupakan jalur layang atau elevated. Prasarana selesai dikerjakan pada Februari 2018 dan uji coba dilakukan pada Mei 2018.
Operasi penuh LRT Palembang mulai 1 Agustus 2018 untuk mendukung perhelatan Asian Games. Rute perjalanan LRT Palembang melintasi 13 stasiun yakni DJKA, Jakabaring, Polresta, Ampera, Cinde, Dishub, Bumi Sriwijaya, Demang, Garuda Dempo, RSUD Sumsel, Punti Kayu, Asrama Haji, serta Bandara SMB II.
3. LRT Palembang
LRT Palembang dibangun pada tahun 2015 yang diinisiasi Pemprov Sumsel. Moda transportasi ini diarahkan untuk persiapan Asian Games pada Agustus 2018, dengan Palembang menjadi salah satu kota tuan rumah.LRT Palembang memiliki nilai investasi sebesar Rp12,5 triliun. Kementerian Perhubungan selaku penanggung jawab proyek mengoperasikan moda transportasi tersebut pada 2018.

Jalur LRT Palembang memiliki panjang 23,4 km, dengan sebagian besar merupakan jalur layang atau elevated. Prasarana selesai dikerjakan pada Februari 2018 dan uji coba dilakukan pada Mei 2018.
Operasi penuh LRT Palembang mulai 1 Agustus 2018 untuk mendukung perhelatan Asian Games. Rute perjalanan LRT Palembang melintasi 13 stasiun yakni DJKA, Jakabaring, Polresta, Ampera, Cinde, Dishub, Bumi Sriwijaya, Demang, Garuda Dempo, RSUD Sumsel, Punti Kayu, Asrama Haji, serta Bandara SMB II.
(jon)
Lihat Juga :