Kisah Ken Dedes Menceburkan Diri ke Sumur Windu Menolak Lamaran Joko Lulo

Jum'at, 22 September 2023 - 05:51 WIB
loading...
Kisah Ken Dedes Menceburkan...
Ken Dedes, sosok perempuan cantik di Tumapel hasil Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Dikisahkan dia pernah menolak lamaran Joko Lulo, pemuda sakti berwajah buruk. Foto/Tangkapan Layar/Instagram @ainusantara
A A A
KEN DEDES dengan kecantikannya yang memesona merupakan perempuan istimewa di masanya. Dia menjadi bunga desa di wilayah Tumapel dan beberapa daerah di sekitarnya.

Banyaknya laki-laki yang jatuh hati membuat berbagai upaya dilakukan sang laki-laki demi meminang dan merebut hati Ken Dedes.

Baca juga: Rahasia Kecantikan Ken Dedes, Cahaya Betisnya Memikat Ken Arok

Sebelum perkawinannya dengan sang Akuwu Tumapel, Tunggul Ametung terlaksana, sebenarnya Ken Dedes nyaris dinikahi oleh seorang laki-laki bernama Joko Lulo.

Konon pria ini berasal dari Desa Dinoyo dan sakti mandraguna. Ken Deden yang merupakan putri Mpu Purwa ini menolak Joko Lulo karena konon wajahnya tak tampan.

Tetapi Ken Dedes tidak langsung menolak sang pria, karena tahu ia datang jauh-jauh untuk melamarnya. Sang putri Mpu Purwa ini pun konon memberikan suatu persyaratan yang harus dipenuhi oleh Joko Lulo.

Ken Dedes tak berani menolaknya karena takut sang pria tersinggung dan marah. Persyaratan yang diajukan oleh Ken dedes itu agar Joko Lulo membuat sumur sedalam satu windu atau delapan tahun perjalanan, sebagaimana dikutip dari "Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan".

Baca juga: Murka Anusapati Setelah Ken Dedes Bocorkan Pembunuhan Tunggul Ametung oleh Ken Arok

Secara rasional manusia, ini merupakan syarat yang tak mungkin terwujud.Namun tidak disangka, Joko Lolo mampu mewujudkan persyaratan tersebut. Dalam waktu singkat, laki-laki buruk rupa itu berhasil membuat sumur itu. Tentu saja usaha Joko Lulo itu membuat kaget Ken Dedes.

Itu artinya, Ken Dedes harus menerima pinangan si laki-laki buruk rupa itu karena syarat yang diajukan telah terpenuhi.

Merasa pinangannya diterima oleh Ken Dedes, maka keluarga Joko Lulo meminta bahwa pertemuan pengantin hendaknya dilaksanakan pada waktu tengah malam.

Artinya, temu manten itu dilakukan sebelum suara tempat nasi terdengar yang menandakan datangnya pagi. Dipilihnya waktu tengah malam itu untuk menutupi wajah Joko Lulo yang buruk. Semua permintaan ini pun dipenuhi oleh keluarga Ken Dedes.

Namun, tanpa diduga tiba-tiba muncul gangguan. Ketika Joko Lulo dan Ken Dedes hendak dipertemukan, tiba- tiba terdengar suara tompo, tempat nasi dari bambu, yang dibunyikan oleh para gadis Panawijen.

Bahkan sebagian orang ada yang membakar jerami di sebelah timur sehingga seolah matahari telah merekah. Ayam-ayam pun berkokok karena mengira pagi hari telah datang. Saat cahaya menyemburat, terlihat jelas wajah Joko Lulo yang sangat buruk.



Melihat wajah asli Joko Lolo yang buruk sekali itu, Ken Dedes langsung ketakutan, dan melarikan diri untuk menceburkan dirinya ke dalam sumur Windu.

Akibat persoalan ini, maka Joko Lulo langsung marah. Bahwa penduduk Panawijen telah melakukan kecurangan yang membuat rencana pernikahannya dengan Ken Dedes rusak.

Maka Joko Lolo pun mengutuk warga Panawijen bahwa kelak mereka tak akan menikah hingga usia lanjut. Setelah melontarkan kutukannya itu, Joko Lulo langsung menyusul Ken Dedes menceburkan diri ke sumur. Namun sekali lagi nama Joko Lulo ini belum tentu kebenarannya.

Sebab pada naskah kuno Pararaton tidak ditemukan nama Joko Lulo. Tetapi ada yang meyakini sebutan nama Joko Lulo merupakan sebutan dari Ken Arok oleh masyarakat Polowijen. Hal ini tentu saja membuat bingung tafsiran sejarah.

Sebab Ken Arok diketahui bukan meninggal usai menceburkan dirinya ke sumur, namun masih menjadi aktor intelektual yang melakukan kudeta ke Tunggul Ametung sang akuwu Tumapel.

Usai peristiwa itu Ken Arok kemudian menikahi Ken Dedes, dan kembali melancarkan pemberontakan ke Kediri wilayah yang menguasai Tumapel kala itu. Hingga akhirnya mendirikan Kerajaan Singasari.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Influencer Cantik Stefanie...
Influencer Cantik Stefanie Pieper Dibunuh, Jasad Dimasukkan Koper dan Dikubur di Hutan
Wanita Ini Memiliki...
Wanita Ini Memiliki Kecantikan 70 Kali Lipat dari Bidadari Surga, Siapa Dia?
Siapa Noppajit “Meen”...
Siapa Noppajit Meen Somboonsate? Penyapu Jalanan di Bangkok yang Jadi Kaya Raya setelah Viral di TikTok
Rekomendasi
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved