5 Alasan Karyawan di Jakarta Naik KRL Menuju Kantor, Nomor Terakhir Lebih Irit
Kamis, 21 September 2023 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
Anda yang kerap naik KRL kadang melihat penumpang yang membuka laptopnya di KRL dan sedang mengerjakan laporan pekerjaan yang belum diselesaikan. Jika kondisi penumpang KRL tidak ramai, tentu hal ini bisa dilakukan. Namun, jika kondisi penumpang KRL sepi, pemandangan orang yang sedang bekerja di KRL kerap dijumpai.
Ada juga karyawan yang memilih naik KRL karena ingin memanfaatkan waktu tempuh dengan beristirahat di KRL. Biasanya, karyawan yang kurang tidur memanfaatkan momen naik KRL untuk memejamkan mata. Tapi, harus ekstra waspada agar jangan sampai terlewat stasiun tujuan.
"Starting poin tap in-nya dari Stasiun Bekasi, lalu transit di Stasiun Manggarai, kemudian tap out di Stasiun Gondangdia dengan biaya Rp3.000," kata Tasya.
Dengan demikian, ongkos naik KRL yang dikeluarkan Tasya saat berangkat dan pulang kerja hanya Rp6.000 sehari.
Senada, Andhika, karyawan di kawasan Gondangdia juga mengatakan lebih irit ongkos jika naik KRL menuju kantor. Menurut Andika yang tinggal di Bekasi, dengan naik KRL lebih simpel secara akses. Ongkos pun lebih irit.
"Pengeluaran sekali jalan cuma Rp3.000. Berarti per hari cuma Rp6.000," kata Andhika.
Demikian artikel tentang lima alasan karyawan di Jakarta naik KRL menuju kantor. Semoga bermanfaat bagi pembaca SINDOnews.
Ada juga karyawan yang memilih naik KRL karena ingin memanfaatkan waktu tempuh dengan beristirahat di KRL. Biasanya, karyawan yang kurang tidur memanfaatkan momen naik KRL untuk memejamkan mata. Tapi, harus ekstra waspada agar jangan sampai terlewat stasiun tujuan.
5. Lebih Irit
Tasya, karyawan yang bekerja di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, juga mengaku dengan naik KRL ke kantor, ongkos yang dikeluarkan lebih irit."Starting poin tap in-nya dari Stasiun Bekasi, lalu transit di Stasiun Manggarai, kemudian tap out di Stasiun Gondangdia dengan biaya Rp3.000," kata Tasya.
Dengan demikian, ongkos naik KRL yang dikeluarkan Tasya saat berangkat dan pulang kerja hanya Rp6.000 sehari.
Senada, Andhika, karyawan di kawasan Gondangdia juga mengatakan lebih irit ongkos jika naik KRL menuju kantor. Menurut Andika yang tinggal di Bekasi, dengan naik KRL lebih simpel secara akses. Ongkos pun lebih irit.
"Pengeluaran sekali jalan cuma Rp3.000. Berarti per hari cuma Rp6.000," kata Andhika.
Demikian artikel tentang lima alasan karyawan di Jakarta naik KRL menuju kantor. Semoga bermanfaat bagi pembaca SINDOnews.
(zik)
Lihat Juga :