Hanyut usai Ibadah di Gereja, Pendeta di Nias Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Selasa, 19 September 2023 - 23:24 WIB
loading...
Arosokhi Waruwu alias Ama Berkat seorang pendeta di Desa Loloanaa Gido, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, hanyut di Sungai Gido, sepulang ibadah dari gereja, Minggu (17/9/2023). Foto/MPI/Jonirman Tafonao
A
A
A
NIAS - Upaya pencarian terhadap Pendeta Arosokhi Waruwu alias Ama Berkat, akhirnya membuahkan hasil. Pendeta yang hanyut dan tenggelam di Sungai Gido, Desa Loloana'a Gido, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, pada Minggu (17/9/2023) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Baca juga: Bocah Tenggelam di Sungai Comal Pemalang Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian selama tiga hari, dan akhirnya berhasil menemukan jenazah korban tenggelam tersebut, Selasa (19/9/2023). Kepala Kantor Basarnas Nias, Octavianto mengatakan, jenazah korban tenggelam ini ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
Baca juga: Pidato KH Hasyim Asya'ari Bangkitkan Kekuatan NU saat PKI Mulai Menebar Teror di Madiun
"Personel Basarnas Nias, bersama Tim SAR Gabungan berhasil temukan korban yang hanyut dan tenggelam di Sungai Gido dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Jenazah langsung dievakuasi ke rumah duka," kata Octavianto, Selasa (19/9/2023).
Baca juga: Bocah Tenggelam di Sungai Comal Pemalang Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian selama tiga hari, dan akhirnya berhasil menemukan jenazah korban tenggelam tersebut, Selasa (19/9/2023). Kepala Kantor Basarnas Nias, Octavianto mengatakan, jenazah korban tenggelam ini ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
Baca juga: Pidato KH Hasyim Asya'ari Bangkitkan Kekuatan NU saat PKI Mulai Menebar Teror di Madiun
"Personel Basarnas Nias, bersama Tim SAR Gabungan berhasil temukan korban yang hanyut dan tenggelam di Sungai Gido dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Jenazah langsung dievakuasi ke rumah duka," kata Octavianto, Selasa (19/9/2023).
(eyt)
Lihat Juga :