Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Meninggal di Kamar Indekos Masih Mengenakan Mukena
Selasa, 19 September 2023 - 09:49 WIB
loading...
Mahasiswi berinisial ORU (21) asal Bengkulu ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Sleman. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
A
A
A
SLEMAN - Mahasiswi berinisial ORU (21) asal Bengkulu ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman. Mahasiswi tersebut ditemukan tertelungkup di atas tempat tidur masih mengenakan mukena.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Edy Widaryanta mengatakan temuan mahasiswi meninggal di kamar indekos itu terjadi pada pukul 14.00 WIB, Senin (18/9/2023). Peristiwa tersebut bermula ketika orangtua korban curiga karena teleponnya sejak pagi tak direspons yang bersangkutan.
"Sekira pukul 13.30 WIB, teman korban dihubungi oleh orang tua korban yang khawatir," tutur Edy Widaryanta dalam keterangannya yang diterima, Selasa (19/9/2023).
Orangtua korban memberitahukan kalau sejak pagi korban tidak bisa dihubungi. Korban sama sekali tidak menjawab telepon padahal ponselnya hidup namun tidak diangkat. Selanjutnya pada pukul 14.30 WIB rekan korban bersama-sama yang lain mengecek kamar korban.
Baca Juga: Terungkap! Korban Mutilasi Sleman Ternyata Mahasiswa PTS di Yogyakarta
Ternyata kamar korban dalam keadaan dikunci dari dalam. Rekan korban sempat mencoba membuka menggunakan kunci cadangan namun tidak bisa dikarenakan terkunci dari dalam yang kuncinya masih menggantung.
"Dua rekan korban kemudian membuka paksa pintu menggunakan linggis," ujarnya.
Kasi Humas Polresta Sleman AKP Edy Widaryanta mengatakan temuan mahasiswi meninggal di kamar indekos itu terjadi pada pukul 14.00 WIB, Senin (18/9/2023). Peristiwa tersebut bermula ketika orangtua korban curiga karena teleponnya sejak pagi tak direspons yang bersangkutan.
"Sekira pukul 13.30 WIB, teman korban dihubungi oleh orang tua korban yang khawatir," tutur Edy Widaryanta dalam keterangannya yang diterima, Selasa (19/9/2023).
Orangtua korban memberitahukan kalau sejak pagi korban tidak bisa dihubungi. Korban sama sekali tidak menjawab telepon padahal ponselnya hidup namun tidak diangkat. Selanjutnya pada pukul 14.30 WIB rekan korban bersama-sama yang lain mengecek kamar korban.
Baca Juga: Terungkap! Korban Mutilasi Sleman Ternyata Mahasiswa PTS di Yogyakarta
Ternyata kamar korban dalam keadaan dikunci dari dalam. Rekan korban sempat mencoba membuka menggunakan kunci cadangan namun tidak bisa dikarenakan terkunci dari dalam yang kuncinya masih menggantung.
"Dua rekan korban kemudian membuka paksa pintu menggunakan linggis," ujarnya.
Lihat Juga :