Tega! Ayah Cabuli Anak Tiri Bertahun-tahun, Ibu Kandung Terkesan Bela Pelaku
Senin, 18 September 2023 - 19:24 WIB
loading...
Seorang remaja perempuan berinisial B (15) menjadi korban pencabulan yang dilakukan ayah tirinya, G (40). Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Seorang remaja perempuan berinisial B (15) menjadi korban pencabulan yang dilakukan ayah tirinya, G (40). Ironisnya sang ibunda tak mempercayai pengakuan B yang mendapatkan perlakuan asusila tersebut.
Kuasa hukum korban, Muhammad Ari Pratomo mengatakan, B mengalami pelecehan seksual yang dilakukan ayah tirinya sejak di bangku kelas 6 SD hingga menginjak kelas 3 SMP.
"Karena tak kuat mendapat perlakuan dari ayah tirinya. B mengadukan hal ini ke ayah kandungnya," kata Ari kepada wartawan Senin (18/9/2023).
Ironisnya, Ari menuturkan, ibu kandung korban masih membela pelaku yang diduga merudapaksa B.
Baca: Modus Ajari Naik Motor, Pria Paruh Baya di Lampung Tengah Cabuli Anak 9 Tahun
"Kita sebelum melapor sudah konfirmasi dengan ibu kandung. Cuma kita juga enggak tahu respons ibu kandungnya gimana, hanya saja dalam proses hukum yang berjalan ini, justru diduga terkesan ibu kandungnya masih membela suaminya daripada anak kandungnya. Itu yang kami sayangkan," tuturnya.
Menurut Ari, saat ini korban mengalami trauma yang sangat mendalam. "Dan yang membuat kami geram, korban adalah calon hafizah Al-Quran Insya Allah. Makanya kita geram sekali. Ayah kandung mempercayakan kepada ibunya, kepada ayah tirinya, untuk dirawat. Justru malah didzalimi," ujar Ari.
Kuasa hukum korban, Muhammad Ari Pratomo mengatakan, B mengalami pelecehan seksual yang dilakukan ayah tirinya sejak di bangku kelas 6 SD hingga menginjak kelas 3 SMP.
"Karena tak kuat mendapat perlakuan dari ayah tirinya. B mengadukan hal ini ke ayah kandungnya," kata Ari kepada wartawan Senin (18/9/2023).
Ironisnya, Ari menuturkan, ibu kandung korban masih membela pelaku yang diduga merudapaksa B.
Baca: Modus Ajari Naik Motor, Pria Paruh Baya di Lampung Tengah Cabuli Anak 9 Tahun
"Kita sebelum melapor sudah konfirmasi dengan ibu kandung. Cuma kita juga enggak tahu respons ibu kandungnya gimana, hanya saja dalam proses hukum yang berjalan ini, justru diduga terkesan ibu kandungnya masih membela suaminya daripada anak kandungnya. Itu yang kami sayangkan," tuturnya.
Menurut Ari, saat ini korban mengalami trauma yang sangat mendalam. "Dan yang membuat kami geram, korban adalah calon hafizah Al-Quran Insya Allah. Makanya kita geram sekali. Ayah kandung mempercayakan kepada ibunya, kepada ayah tirinya, untuk dirawat. Justru malah didzalimi," ujar Ari.
Lihat Juga :