Dewan Usul Beri Bantuan Gawai bagi Siswa Tak Mampu
Minggu, 02 Agustus 2020 - 13:11 WIB
loading...
A
A
A
Di masa pandemi pemerintah dipaksa untuk mempercepat sistem tersebut sehingga perombakan dilakukan lebih cepat. Hal ini terlihat pada sejumlah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang mulai memberikan kelonggaran sekolah dalam menggunakan anggarannya untuk kepentingan IT.
"Tidak bisa kita pungkiri lambat laun itu tergantikan, jadi kalau keadaan sekarang sudah memaksa. Smartphone juga bagian dari pada solusi untuk penggantian anggaran buku menjadi smartphone," katanya.
Hidayat mengatakan bahwa, mereka yang tidak mampu harus menanggung kerugian ketinggalan pembelajaran akibat tidak memiliki perangkat.
Utamanya sekolah swasta yang harus menanggung rugi, dengan tetap membayar iuran namun anaknya tidak memperoleh pendidikan secara penuh.
"Tidak bisa dipungkiri kondisi kemarin pada SD 23.000 lulus, sementara penampungan hanya sekitar 16.000 artinya sisanya ini yang tidak terakomodir memperoleh pendidikan publik, SMP Negeri, SMP yang gratis, mereka sekolah di swasta, mana tau ada di antara mereka yang tidak mampu, coba pikir mereka sudah swasta tidak mampu, dan harus memiliki smartphone," katanya.
"Tidak bisa kita pungkiri lambat laun itu tergantikan, jadi kalau keadaan sekarang sudah memaksa. Smartphone juga bagian dari pada solusi untuk penggantian anggaran buku menjadi smartphone," katanya.
Hidayat mengatakan bahwa, mereka yang tidak mampu harus menanggung kerugian ketinggalan pembelajaran akibat tidak memiliki perangkat.
Utamanya sekolah swasta yang harus menanggung rugi, dengan tetap membayar iuran namun anaknya tidak memperoleh pendidikan secara penuh.
"Tidak bisa dipungkiri kondisi kemarin pada SD 23.000 lulus, sementara penampungan hanya sekitar 16.000 artinya sisanya ini yang tidak terakomodir memperoleh pendidikan publik, SMP Negeri, SMP yang gratis, mereka sekolah di swasta, mana tau ada di antara mereka yang tidak mampu, coba pikir mereka sudah swasta tidak mampu, dan harus memiliki smartphone," katanya.
Lihat Juga :