Komnas HAM Selidiki Tembakan Gas Air Mata yang Bikin Pelajar di Pulau Rempang Pingsan

Minggu, 17 September 2023 - 22:11 WIB
loading...
Komnas HAM Selidiki...
Enam komisioner Komnas HAM mendatangi dua sekolah negeri di Jembatan 4 Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), untuk menyelidiki kasus tembakan gas air mata yang berdampak kepada para pelajar. Foto/iNews TV/Gusti Yennosa
A A A
BATAM - Bentrokan antara warga Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dengan aparat gabungan pada Kamis (7/9/2023), mendapatkan perhatian serius dari Komnas HAM. Pasalnya, dalam bentrokan tersebut sejumlah pelajar pingsan akibat terdampak gas air mata yang masuk ke dalam ruang kelas.

Baca juga: BP Batam Terus Menyiapkan Lahan untuk Relokasi di Pulau Rempang

Untuk menyelidiki kasus tersebut, enam komisioner Komnas HAM sampai datang langsung ke Pulau Rempang, untuk mengecek kondisi para siswa di SD Negeri 24 Rempang, dan SMP Negeri 22 Rempang. Kedua sekolah tersebut berada di kawasan Jembatan 4 Pulau Rempang, yang menjadi titik terjadinya bentrok.



Komisioner Komnas HAM, Prabianto Mukti Wibowo mengatakan, kedatangan tim dari Komnas HAM ke Pulau Rempang ini, untuk mencari fakta-fakta yang terjadi di lapagan terkait bentrok antara warga dengan aparat gabungan di Pulau Rempang. "Dari laporan yang masuk ke Komnas HAM, ada korban dari para pelajar," ungkapnya.

Baca juga: Memilukan! Pelajar SD di Gresik Buta usai Dirundung dan Dicolok Pakai Tusuk Bakso

Komisioner Komnas HAM juga mengklarifikasi sejumlah saksi, serta para pelajar untuk melengkapi fakta-fakta dari aduan yang masuk. "Kami juga telah mendengar langsung kronologi, serta mengklarifikasi terkait adanya tembakan gas air mata," terangnya.

Bentrok di kawasan Jembatan 4 Pulau Rempang tersebut, terjadi saat ribuan warga berupaya menghadang tim terpadu yang hendak mengukur lahan dengan dikawal aparat gabungan. Warga melakukan penghadangan dengan memblokade jalan, hingga terjadi aksi lemparan batu serta bom molotov, yang dibalas dengan tembakan gas air mata oleh aparat untuk membubarkan massa.

Komnas HAM Selidiki Tembakan Gas Air Mata yang Bikin Pelajar di Pulau Rempang Pingsan


Tembakan gas air mata untuk membubarkan massa tersebut, ternyata justru masuk ke dalam lingkungan sekolah SD Negeri 24 Rempang, dan SMP Negeri 22 Rempang. Akibatnya para siswa panik ketakutan karena mendengar suara tembakan berulang kali, dan sampai ada yang pingsan karena tidak kuat usai menghirup gas air mata.

Salah satu pelajar kelas empat SD Negeri 24 Rempang, Maria mengaku, saat bentrok berujung penembakan gas air mata itu terjadi, sedang berada dalam kelas. "Tiba-tiba banyak orang berlarian ke arah sekolah, dan ada suara letusan. Saya dan teman-teman takut, lalu lari ke belakang sekolah," ungkapnya.

Baca juga: Didugat Cerai, Pria di Singkawang Langsung Tikam Istri hingga Tewas

Badan Pengusahaan (BP) Batam, berencana merelokasi warga yang telah turun-temurun selama ratusan tahun menempati 16 titik kampung tua di Pulau Rempang. Relokasi ini dilakukan, untuk kepetingan pembangunan tempat wisata dan pabrik kaca nomor dua terbesar di dunia dengan nilai investasi Rp371 triliun.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
DPMPTSP Bontang Ditarget...
DPMPTSP Bontang Ditarget Tingkatkan Nilai Investasi 2026
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Komnas HAM Diminta Awasi...
Komnas HAM Diminta Awasi Dugaan Kriminalisasi dan Penahanan Sulaiman
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Rekomendasi
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved