Motor Tersengol, 2 Kelompok Warga Pecah di Kampung Rawa Bacang

Minggu, 02 Agustus 2020 - 08:45 WIB
loading...
Motor Tersengol, 2 Kelompok...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BEKASI - Bentrokan warga dan kelompok Ambon pecah di Kampung Rawa Bacang Pasar Kecapi, Jalan Raya Hankam, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu 1 Agustus 2020 malam. Akibatnya, satu warga setempat mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Bentrokan yang terjadi tadi malam tersebut sempat mencekam wilayah Rawa Bacang. Bentrokan itu dipicu masalah sepele, karena salah satu kelompok Ambon tidak terima sepeda motor yang sedang terparkir disenggol sebuah mobil. Alhasil, bentrokan itu langsung terjadi. Dalam peristiwa itu, petugas kepolisian mengamankan 11 orang dari kelompok Ambon.

“Dugaan ada empat orang yang terbukti melakukan pengeroyokan. Kasus ini masih pendalaman,” kata Kasat Reskrim Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Heri Purnomo di Bekasi, Minggu (2/8/2020). (Baca juga: Polisi Dalami Kasus Penganiayaan 2 Wisatawan di Bukit Alas Bandawasa )

Menurut dia, peristiwa itu berawal ketika salah seorang warga hendaka memasuki kendaraan roda empat ke garasi rumahnya. Secara tidak sengaja, ada sekelompok Ambon yang memarkirkan sepeda motor dan tersenggol. Sebab, saat itu ada yang merayakan ultah sekitar pukul 21.00 WIB. “Jalanya memang sempit, karena kondisi kelompok itu mabuk, enggak terima langsung memukuli yang menyenggol itu,” katanya.

Dari kejadian itu, salah seorang kelompok Ambon diamannan di rumah ketua RT setempat. Tak lama kemudian warga berdatangan begitupula kelompok Ambon. “Makin banyak orang dan terjadi keributan, yang dipukuli memanggil teman-temanya karena melihat langsung dipukuli kelompok itu,” paparnya. (Baca juga: Bawa Sajam Cari Pelaku Klitih, Remaja Bantul Diamankan Polisi )

Untuk melerainya, petugas kemudian datang ke lokasi untuk merelai dan mengamankan 11 orang kelompok Ambon. Kemudian warga dan kelompok itu langsung membubarkan diri, sedangkan petugas masih melakukan penjagaan di lokasi. Heri mengaku, ada empat orang yang diduga terbukti melakukan penganiyaan. “Kasus ini masih dalam pendalaman, para saksi sedang diminta keterangannya,” pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Hindari...
Boni Hargens: Hindari Upaya Membenturkan Rakyat dengan Aparat
Kapolri Beri Kenaikan...
Kapolri Beri Kenaikan Pangkat kepada Bripka Husni yang Tewas Ditembak saat Lerai Bentrokan
Dua Pendukung Paslon...
Dua Pendukung Paslon Ricuh saat Debat di Banjarnegara
Rekomendasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved