Penanganan Dampak Polusi Udara, Puskesmas Jadi Faskes Terdepan Pelayanan Asma Terpadu

Jum'at, 15 September 2023 - 00:36 WIB
loading...
Penanganan Dampak Polusi...
Masalah polusi udara Jakarta sudah menjadi perhatian nasional mengingat dampak besar akan kesehatan. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus penyakit respirasi di Jabodetabek meningkat dalam enam bulan terakhir. Data tersebut merujuk dari laporan puskesmas maupun rumah sakit di Jabodetabek.

"Untuk wilayah Jakarta mencapai 100 ribu kasus/bulan," kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu.

Masalah polusi udara sudah menjadi perhatian nasional mengingat dampak besar akan kesehatan. Bahkan, peningkatan kasus juga menjadi pembahasan DPR dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi IX di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 30 Agustus 2023 lalu.

Peliknya polusi udara juga menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk meminimalisir dampak buruk polusi udara terhadap masyarakat, Jokowi meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pemimpin penanganan polusi udara di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: BRIN Ungkap Kenaikan Suhu Mempengaruhi Polusi Udara Jakarta

Presiden Jokowi menginstruksikan Luhut dan Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatasi masalah tingginya polusi dan menyiapkan faskes, terutama tingkat puskesmas untuk siap melayani masyarakat dengan gejala asma dan penyakit respirasi lainnya.

Demi merealisasikan puskesmas menjadi garda terdepan, Budi akan menyiapkan spirometri di seluruh puskesmas untuk menilai fungsi paru dan mendiagnosis penyakit pernapasan.

Ketua Pokja Asma dan PPOK dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Budhi Antariksa menjelaskan polusi udara memang bisa menjadi salah satu pencetus yang menimbulkan penyakit respirasi.

Kondisi ini cukup menghawatirkan di mana prevalensi penyandang asma di Indonesia per tahun 2022 mencapai 7 persen atau 18 juta orang. "Pasien asma adalah penyakit penyempitan saluran napas karena ada pencetusnya. Dari luar adalah polusi udara, asap rokok hingga stres yang merupakan faktor harus diawasi," kata Budhi.

Menurut dia, puskesmas perlu ditingkatkan sebagai lini pertama untuk diagnosa dan pengobatan penyakit respirasi, termasuk asma. Selain persiapan spirometri sebagai alat pendukung diagnosa, pasien juga perlu diberikan obat sesuai tatalaksana medis terkini.

Contohnya, obat asma saat ini yang tersedia di puskesmas adalah obat pelega oral yang jika digunakan dalam jangka panjang justru dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan asma.

“Supaya serangan asma tidak sering terjadi, pasien perlu diberikan obat pengontrol asma inhalasi di tingkat puskesmas supaya asmanya terkontrol tidak hanya gejalanya,” ucapnya.

Sebenarnya obat pengontrol asma inhalasi sudah lama ada di BPJS tapi hanya tersedia dalam jumlah terbatas di puskesmas. “Dokter umum sudah memiliki kompetensi untuk mendiagnosa dan memberikan pengobatan untuk barbagai penyakit respirasi, termasuk asma. Namun, adanya obat pengontrol, dokter puskesmas bisa memberikan obat asma sesuai kebutuhan pasien berdasarkan tatalaksana medis pengobatan asma terkini,” ujar Budhi.

Sebagai informasi, beberapa penyakit yang mungkin terjadi akibat polusi udara yakni serangan asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), Pneumonia, serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Merujuk data situs pemantau kualitas udara IQAir, Jumat (1/9/2023) indeks kualitas udara (AQI) Kota Jakarta berada di angka 160 dengan kategori tidak sehat. Artinya, memiliki kadar polutan particulate matter 2,5 (PM 2,5) tinggi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Prabowo Mau Renovasi...
Prabowo Mau Renovasi 10 Ribu Puskesmas dan Sekolah Pakai Uang Sitaan Negara
Kemenkes: 70 Juta Masyarakat...
Kemenkes: 70 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis Sepanjang 2025
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved