5 Fakta Ricuh Bentrokan Warga dan Aparat di Pulau Rempang
Kamis, 14 September 2023 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga Buntut Kericuhan di Rempang, Jokowi Perintahkan Bahlil Beri Penjelasan ke Warga
Tembakan gas air mata lantas membuat kerumunan massa menjadi bubar. Tak hanya membuat para warga panik, tembakan gas air mata tersebut juga berimbas kepada anak-anak yang bersekolah di dekat lokasi bentrok.
Brigjen Pol Ahmad Ramadhan selaku Karo Penmas Divisi Humas Polri menegaskan tidak ada korban luka berat maupun ringan dalam bentrokan antara warga dan aparat gabungan di Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu lalu. Lebih jauh, pihaknya menyatakan bahwa informasi yang menarasikan seperti adanya bayi tewas saat bentrokan tersebut adalah hoaks atau tidak benar.
Selain itu, Ramadhan juga menyebut bahwa usai bentrokan, situasi di Rempang telah terkendali alias aman dan kondusif. Dia juga mengklaim pihaknya telah memberikan pemahaman kepada masyarakat sebelum terjadinya bentrokan itu.
Tragedi bentrok Pulau Rempang yang terjadi mendapat perhatian banyak pihak. Mereka pun memberikan reaksi dan komentar yang beragam.
Salah satunya disampaikan Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi). Mereka meyakini bahwa Polri sudah bertindak profesional dalam menangani bentrokan di Pulau Rempang, Batam.
Baca Juga Batam Mencekam! Bentrok Pecah di Pulau Rempang, Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bikin Pelajar Pingsan
Lebih lanjut, mereka menyebut terjadinya bentrok dikarenakan kurangnya pendekatan BP Batam terhadap warga. Alhasil yang menjadi dampaknya adalah bentrok antara warga dan aparat keamanan tersebut.
Tembakan gas air mata lantas membuat kerumunan massa menjadi bubar. Tak hanya membuat para warga panik, tembakan gas air mata tersebut juga berimbas kepada anak-anak yang bersekolah di dekat lokasi bentrok.
3. Kepolisian Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa
Brigjen Pol Ahmad Ramadhan selaku Karo Penmas Divisi Humas Polri menegaskan tidak ada korban luka berat maupun ringan dalam bentrokan antara warga dan aparat gabungan di Rempang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu lalu. Lebih jauh, pihaknya menyatakan bahwa informasi yang menarasikan seperti adanya bayi tewas saat bentrokan tersebut adalah hoaks atau tidak benar.
Selain itu, Ramadhan juga menyebut bahwa usai bentrokan, situasi di Rempang telah terkendali alias aman dan kondusif. Dia juga mengklaim pihaknya telah memberikan pemahaman kepada masyarakat sebelum terjadinya bentrokan itu.
4. Mendapat Banyak Komentar Beragam
Tragedi bentrok Pulau Rempang yang terjadi mendapat perhatian banyak pihak. Mereka pun memberikan reaksi dan komentar yang beragam.
Salah satunya disampaikan Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi). Mereka meyakini bahwa Polri sudah bertindak profesional dalam menangani bentrokan di Pulau Rempang, Batam.
Baca Juga Batam Mencekam! Bentrok Pecah di Pulau Rempang, Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bikin Pelajar Pingsan
Lebih lanjut, mereka menyebut terjadinya bentrok dikarenakan kurangnya pendekatan BP Batam terhadap warga. Alhasil yang menjadi dampaknya adalah bentrok antara warga dan aparat keamanan tersebut.
Lihat Juga :